BITUNG, DetikManado.com – Koordinasi Pemerintah Kota Bitung akhirnya membuahkan hasil.
Perbaikan jalan nasional di sejumlah titik rusak mulai dikerjakan sejak April 2026.
Pengerjaan terlihat di wilayah Madidir, yang selama ini dikeluhkan warga akibat kondisi jalan berlubang dan membahayakan pengguna.
Hal ini merupakan tindak lanjut komunikasi intensif Pemkot Bitung di bawah kepemimpinan Hengky Honandar dan Randito Maringka dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara.
Kepala Dinas PUPR Bitung, Rizal Sompotan, menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun pihaknya tidak tinggal diam.
“Kami sudah berkoordinasi dan menyurat resmi ke BPJN Sulut. Jalan ini memang kewenangan nasional, tapi karena menyangkut kebutuhan masyarakat, kami terus dorong agar segera ditangani,” ujar Rizal, Jumat 24 April 2026.
Ia menyebut, respons BPJN yang mulai melakukan pengerjaan menjadi bukti bahwa koordinasi yang dibangun Pemkot berjalan efektif.
Hal senada disampaikan Kabid Bina Marga, Haslinda Dumbela, yang menjelaskan bahwa surat permohonan perbaikan telah dilayangkan sejak 12 Maret 2026.
“Ini bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat. Kami berterima kasih karena sudah direspons cepat,” kata Haslinda.
Perbaikan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada ruas jalan yang memiliki dampak besar terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Salah satu pengendara, Adit Pakaan turut mengapresiasi langkah tersebut.
“Respons cepat ini patut diapresiasi. Jalan yang baik sangat penting untuk keselamatan dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Dia berharap, perbaikan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menekan potensi kecelakaan akibat kondisi jalan rusak.
“Kalau jalan bagus pasti pengendara senang. Tidak takut lagi harus jatuh di jalan berlubang,” pungkasnya.
(Jamal Gani)














