Dari Medan Tempur ke Medan Bakti, Aksi Prajurit Kodim 0714/Salatiga di TMMD Desa Cukil

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga.

Semarang, DetikManado.com — Ketangguhan prajurit TNI nyata adanya tidak hanya saat mengoperasikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di medan operasi, melainkan juga ketika diterjunkan langsung menggerakkan pembangunan di pedesaan.

Di bawah terik matahari, para prajurit dengan cekatan mengoperasikan berbagai peralatan konstruksi, termasuk mesin molen pengaduk beton, demi mempercepat pembangunan jalan yang menjadi tumpuan harapan warga.

Bacaan Lainnya

Pemandangan tersebut terlihat jelas di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Sejumlah anggota TNI tanpa ragu berbaur bersama warga, menyiapkan adonan beton dengan penuh semangat. Keahlian para prajurit dalam mengoperasikan alat-alat proyek ini menjadi bukti nyata profesionalisme TNI dalam menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sekaligus menunjukkan adaptasi yang luar biasa demi kesejahteraan masyarakat.

Kekompakan yang tercipta antara personel TNI dan warga setempat mencerminkan kehidupan kembali semangat gotong royong yang menjadi ruh pembangunan di daerah. Sinergi yang kuat ini membuat setiap target pekerjaan infrastruktur di lapangan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, tepat, dan berkualitas tinggi, sehingga efektivitas pembangunan langsung terasa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Upacara pembukaan program TMMD tersebut telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026) lalu, yang dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM serta Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH MH.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program TMMD ini sangat bergantung pada sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, terutama masyarakat desa setempat yang menjadi kekuatan utama.

“TMMD tidak hanya sekedar membangun infrastruktur, namun juga membangun semangat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.

Melalui pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129 ini, Kodim 0714/Salatiga kembali menegaskan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga pengawasan negara, melainkan juga sebagai motor penggerak pembangunan nasional dari pinggiran. (yos)


Pos terkait