Laikit, DetikManado.com – Dua SMKS Kristen Imanuel Laikit, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, bakal berlomba di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional dalam bidang Tekhnologi Keamanan Digital atau Cyber Security pada 27 Juli – 2 Agustus 2025 di Jakarta.
Kepastian bakal tampilnya dua siswi SMKS Kristen Imanuel Laikit yakni Catherine Theresia Rumimpunu dan Maria Diva Pertjis Ngangi di LKS Tingkat Nasional, setelah keduanya menjadi juara di LKS Tingkat Provinsi Sulut yang digelar pada, Rabu (25/7/2025), di SMKS Kristen Imanuel Laikit.
Dalam ajang tingkat Provinsi Sulut yang dilaksanakan oleh Bidang Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut itu, mempertemukan dua sekolah kejuruan terbaik di bidang Teknologi Informasi, yakni SMKN 1 Ratahan dan SMKS Kristen Imanuel Laikit sebagai peserta lomba.
Kompetisi berlangsung dengan semangat sportivitas dan penuh antusiasme dari para peserta, pendamping, serta dewan juri yakni Fitria Claudya Lahinta SST MT.
Dari hasil perlombaan, dewan juri yang berasal dari Politeknik Negeri Manado menentukan peserta terbaik yang akan mewakili provinsi dalam ajang LKS tingkat Nasional. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan ketepatan teknis, waktu pengerjaan, serta inovasi solusi yang diberikan oleh masing-masing peserta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga mempererat hubungan antar sekolah serta membangun ekosistem pembelajaran berbasis industri di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Diketahui, bidang lomba Teknologi Keamanan Siber menekankan pada keterampilan siswa dalam mendeteksi, menganalisis, serta menanggulangi ancaman keamanan pada sistem jaringan. Selama lomba, para peserta diuji dalam simulasi penanganan insiden siber, konfigurasi sistem keamanan jaringan, serta analisis forensik digital sederhana.
Kepala SMKS Kristen Imanuel Laikit Dr Jantje Ngangi MS menyampaikan apresias atas terselenggaranya kegiatan itu, serta keberhasilan para siswanya menjadi juara dalam LKS tersebut.
“Kompetisi ini menjadi ajang untuk mengukur kompetensi siswa sekaligus membentuk karakter profesional yang siap bersaing di dunia kerja, khususnya di bidang keamanan siber yang semakin dibutuhkan,” tuturnya.
Diketahui, pembimbing/pendamping peserta LKS adalah Guslan Paita SPd dan Marselino Wullur. (yos)















