Video Viral! Petugas Suapi Napi di Rumah Sakit, Ini Penjelasan Kepala Lapas Manado

Petugas Lapas Kelas IIA Manado, Imanuel Novel Ransun saat menyuapi warga binaan yang dirawat di rumah sakit.

Manado, DetikManado.com  – Sebuah video viral di media sosial pada, akhir pekan lalu. Video berdurasi lebih kurang dua menit ini memperlihatkan seorang pria sedang menyuapi pasien yang terbaring di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan dan komentar di video tersebut, pasien yang terbaring sakit itu adalah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau Napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado. Sementara pria yang menyuapi makanan ke pasien itu adalah petugas Lapas Kelas IIA Manado.

Bacaan Lainnya

Beredarnya video ini di jagad maya mengundang respon positif. Warganet menyebut, ini sisi kemanusiaan yang ditunjukan pegawai Lapas atau yang sering disebut sipir.

‘’Ternyata pegawai Lapas juga punya sisi kemanusiaan, tidak seseram yang bayangkan,’’ ujar salah satu warga.

Kepala Lapas Kelas IIA Manado,  Krisman Ziliwu, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pasien di video itu merupakan WBP, dan pria yang menyuapi makanan ke pasien itu merupakan petugas Lapas Manado.  Krisman kemudian membeberkan kronologi hingga WBP itu mendapat pelayanan dari petugas Lapas.

‘’WBP ini terkait perkara kekerasan seksual dan divonis penjara. Dia mengeluh sakit pada April 2026 lalu, dan petugas kami langsung melarikan WBP ke RS Kandou Manado pada 8 April sekitar pukul 09.00 Wita,’’ tutur Krisman saat dikonfirmasi pada, Sabtu (18/4/2026).

Krisman mengungkapkan, mulai dari 8 April saat pertama masuk di RS Kandouw, dan sempat masuk di ICU RS Wolter Mongisidi, WBP tersebut tidak memiliki keluarga. Pihak Lapas Manado pernah mendatangi keluarganya sesuai alamat di data.

‘’tetapi berdasar pengakuan dari Kepala Lingkungan bahwa keluarga yang dimaksud tidak betada di lokasi, dan tidak diketahui keberadaannya,’’ tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Manado memaparkan, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawalan, bahwa setiap WBP yang dirawat di Rumah Sakit dikawal oleh petugas Lapas. Petugas Lapas Manado yang mengawal itu yang kemudian menyuapi makanan ke WBP.

‘’Petugas kami tergerak oleh rasa kemanusiaan. Ketika tidak ada keluarga WBP tersebut yang datang mendampingi, petugas Lapas ini yang kemudian menyuapi makanan dan ikut merawat WBP itu,’’ tutur Krisman sambil menambahkan, saat ini WBP itu masih dirawat di RSUP Kandou Manado.

Saat proses perawatan di rumah sakit itu, sebuah video viral di media sosial. Video itu merekam aksi petugas Lapas Kelas IIA Manado yang bernama Imanuel Noval Ransun, dengan sabar menyuapi WBP di atas tempat tidur rumah sakit.

‘’Saya kaget video itu viral. Saya tidak punya maksud apa-apa, hanya petugas biasa yang menjaga tahanan. Yang bertugas menjaga dan merawat warga binaan yang tidak ada keluarganya,’’ tutur Noval saat ditemui di Lapas Kelas IIA Manado pada, Sabtu (18/4/2026).

Noval mengatakan, dia merasa itu menjadi tanggungjawabnya karena warga binaan itu tidak memiliki keluarga lagi. Sehingga tidak ada alasan lain, selain mengambil tindakan ikut mendampingi dan merawat warga binaan itu.

‘’Peristiwa itu terjadi saat dia (pasien) sudah dipindahkan dari ruang ICU ke Flamboyan. Tidak ada yang memberi makan, perawat meminta saya untuk memberi makan. Tanpa neko-neko saya harus memberi makan,’’ tuturnya sambil menambahkan, dirinya merasa terpanggil dan hatinya terketuk untuk mendampingi dan merawat warga binaan itu. (yos)


Pos terkait