2 Orang Masih Dinyatakan Hilang dalam Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Sitaro

Tampak situasi pencarian kedua korban yang masih dinyatakan hilang di Kelurahan Bahu, Kamis (8/1/2026).

Ulu, DetikManado.com – Jumlah korban meninggal dunia dalam bencana banjir bandang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tercatat 16 orang dan 2 orang masih dinyatakan hilang.

Dua korban yang dinyatakan hilang adalah Andris Pianaung (42) dan Leonal Pianaung. Keduanya merupakan warga Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur yang menjadi korban terjangan banjir bandang di wilayah tersebut.

Proses pencarian terus dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Bencana yang melibatkan Basarnas, BNPB, tim TNI dan tim kepolisian.

“Proses pencarian korban yang dinyatakan hilang sudah memasuki hari keempat terhitung sejak Senin (5/1/2026). Saat ini pencarian difokuskan pada titik banjir bandang di Kelurahan Bahu. Karena menyisahan 2 orang korban yang masih dinyatakan hilang,” kata Kasi Operasi Basarnas Manado IBN Ngurah Asrama, Kamis (8/1/2026) di Kelurahan Bahu.

Dia menjelaskan, proses pencairan kedua korban dilakukan mulai dari lokasi rumah korban sampai dilakukan penyisiran ke bibir pantai.

“Hari ini difokuskan pada lokasi rumah korban atas permintaan pihak keluarga. Semaksimal mungkin kami berkoordinasi dengan pihak-pihak berkompeten agar proses pencarian efektik,” imbuh Ngurah Asrama.

Terpisah, Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit menambahkan, memberikan dukungan penuh atas pencarian kedua korban tersebut.

“Untuk pihak keluarga diminta bersabar dan berdoa semoga keduanya bisa ditemukan,” lugas Bupati di Kota Ondong.(jack)


Pos terkait