Bitung, DetikManado.com- Genap satu tahun memimpin Kota Bitung sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota Hengky Honandar bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan pemerintahan yang responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Momentum refleksi satu tahun kepemimpinan yang digelar secara sederhana menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan tekad untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Satu tahun ini bukan hanya tentang perjalanan waktu, tetapi tentang kerja, komitmen, dan kebersamaan. Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat Kota Bitung dan semua pihak yang telah mendukung serta mengawal jalannya pemerintahan,” ujar Wali Kota Hengky Honandar.

Sejak awal masa jabatan, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama. Pemerintah Kota Bitung melakukan pembenahan tata kelola, penguatan disiplin ASN, serta mendorong percepatan layanan administrasi dan respons terhadap kebutuhan warga.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir, cepat, dan solutif,” tegas Hengky.
Ia menambahkan bahwa satu tahun kepemimpinan dirayakan secara sederhana sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang bijak.
“Momentum ini kami rayakan secara sederhana. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana anggaran difokuskan untuk kepentingan rakyat, bukan seremoni,” katanya.
Dalam arah pembangunan ke depan, Pemerintah Kota Bitung mengusung visi besar “Harmonisasi Menuju Bitung Maju”. Konsep harmonisasi dimaknai sebagai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

“Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia. Pertumbuhan harus diiringi pemerataan. Kemajuan harus tetap berakar pada nilai kebersamaan dan kearifan lokal,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan stabilitas sosial sebagai modal utama pembangunan.
“Harmonisasi antara pemerintah dan masyarakat, antarumat beragama, antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, serta antara percepatan pembangunan dan keadilan sosial adalah fondasi kita bersama,” tambah Hengky.
Penguatan Ekonomi dan BUMD
Sebagai kota industri, Bitung terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan infrastruktur, iklim investasi yang kondusif, dan optimalisasi kinerja BUMD.
“Kami memberikan apresiasi kepada jajaran Perumda Air Minum Kota Bitung yang mampu meningkatkan tata kelola dan memberikan kontribusi dividen sebesar Rp1,6 miliar. Ini bukti bahwa BUMD bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan kapasitas fiskal dan dinamika ekonomi, Pemerintah Kota Bitung tetap mengedepankan semangat akselerasi yang terukur.
“Kita percaya bahwa kecepatan bukan berarti tergesa-gesa, tetapi kemampuan untuk bergerak tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” tutup Hengky Honandar.
Satu tahun kepemimpinan ini menjadi fondasi untuk langkah-langkah yang lebih progresif ke depan, dengan komitmen kuat untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat Kota Bitung.
(ADVETORIAL















