Paus Leo XIV Bertemu dengan Sejumlah Pemimpin Muslim di Kamerun

​​Paus Leo XIV bertemu pada Kamis malam waktu setempat dengan kelompok yang terdiri dari 12 perwakilan beberapa komunitas Islam Kamerun.

Yaounde, DetikManado.com – ​Sekembalinya ke Yaoundé, Paus Leo XIV bertemu dengan beberapa perwakilan komunitas Islam Kamerun, mendorong umat dari semua keyakinan untuk bekerja sama demi perdamaian berdasarkan rasa hormat satu sama lain.

​​Paus Leo XIV bertemu pada Kamis malam waktu setempat dengan kelompok yang terdiri dari 12 perwakilan beberapa komunitas Islam Kamerun, beberapa di antaranya pernah diterima di Roma pada Desember 2025.

Bacaan Lainnya

​Menurut Matteo Bruni, Direktur Kantor Pers Takhta Suci, pertemuan tersebut berlangsung di Kedutaan Besar Vatikan (Nunsiatura Apostolik) di Yaoundé, setelah Paus kembali dengan pesawat dari Bamenda, tempat beliau menghabiskan hari itu.

​Komunitas-komunitas yang diwakili oleh para pemimpin Muslim tersebut sedang menjalankan beberapa proyek untuk mempromosikan keadilan sosial dan kerja sama guna mendukung anggota masyarakat termiskin di Kamerun, berkolaborasi dengan Gereja Katolik setempat.

 

Pesan Persaudaraan dan Perdamaian

​Mr. Bruni mengatakan bahwa Paus menyapa setiap orang secara individu dan mendengarkan kata-kata sambutan serta ucapan terima kasih yang ditujukan kepadanya oleh mereka yang hadir.

​Para pemimpin Muslim menyatakan apresiasi atas kerja sama yang dilakukan bersama Gereja, atas kunjungan Paus, serta atas pesan-pesan beliau mengenai dialog dan perdamaian yang disampaikan pada hari Kamis di Bamenda.

​Paus Leo kemudian berbagi kegembiraannya dapat bertemu dengan mereka dan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang beliau terima dari semua orang di Kamerun: umat Kristen, Katolik maupun non-Katolik, Muslim, dan penganut agama tradisional.

​Paus juga berbicara tentang perpecahan yang terkadang menyusup di antara keyakinan dan agama, dengan mengatakan bahwa hal ini memanggil semua orang untuk merangkul tanggung jawab yang muncul dari sebuah pertemuan.

​”Saya mendorong seluruh rakyat Kamerun untuk terus mengomunikasikan keinginan setiap orang untuk menemukan perdamaian—bukan perdamaian karena ketidakpedulian, bukan perdamaian yang menghilangkan kekayaan perbedaan, tetapi perdamaian yang lahir ketika kita menyadari bahwa kita semua adalah saudara dan saudari, semua adalah makhluk dari Yang Esa, semua dipanggil untuk menghormati martabat semua orang,” papar Paus Leo XIV.

​Di Kamerun, Paus menjelaskan, terdapat peluang besar untuk mewujudkan impian ini menjadi kenyataan, sebagai sebuah keinginan yang menjadi komitmen. Beliau mendorong mereka yang hadir untuk terus menelusuri jalan dialog ini dan membawa pesan serta impian yang sama kepada orang lain, agar semua dapat belajar melihat keindahan persaudaraan yang membawa manfaat besar bagi seluruh Kamerun.

 

Pertemuan dengan Para Uskup Kamerun

​Mr. Bruni mencatat bahwa pada Rabu malam, Paus juga telah bertemu dengan para Uskup Kamerun. Dalam pertemuan tersebut, Paus menggarisbawahi nilai luhur persekutuan (komuni), menyebutnya sebagai anugerah untuk dipeluk di dalam Gereja dan dibagikan di dunia yang terbagi dan tercabik oleh konflik serta polarisasi.

​Paus berbicara tentang berkah yang datang dari banyaknya panggilan (imamat) di Kamerun, dan tantangan yang muncul dalam membina kaum muda secara bertanggung jawab—baik di tingkat spiritual, intelektual, maupun emosional—sebagai imam yang satu-satunya otoritasnya adalah pelayanan, mencontoh pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Yesus.

​Sebagai penutup, Mr. Bruni menyampaikan bahwa Paus menjawab beberapa pertanyaan dari para Uskup yang hadir dan membahas berbagai tema penting yang saat ini sedang dihadapi oleh Kamerun. (yos)


Pos terkait