Dinkes Sitaro Optimalkan Layanan Kesehatan Warga di Lokasi Pengungsian

Dinkes Sitaro beri layanan kesehatan warga di lokasi pengungsian.

Ondong, DetikManado.com – Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Pemkab Sitaro) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus mengintensifkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir bandang di Pulau Siau , yang terjadi pada Senin (5/1/2026) lalu.

Upaya mengoptimalkan layanan kesehatan dimaksud, pemerintah daerah menyiagakan tim gabungan yang terdiri dari Dinkes Sitaro, Puskesmas Ulu, Puskesmas Sawang, Puskesmas Ondong, Puskesmas Salili, dan Puskesmas Talawid, serta didukung personel TNI dan Polri.

Personil yang terlibat aktif memberikan pelayanan medis di sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar di Kecamatan Siau Timur, Kecamatan Siau Barat, dan Kecamatan Siau Barat Utara.

Adapun pelayanan yang diberikan tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan dasar bagi pengungsi, tetapi juga edukasi pencegahan penyakit pasca bencana, khususnya infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan penyakit lain yang rentan muncul akibat kondisi lingkungan yang kurang sehat.

Tim kesehatan juga membagikan masker, vitamin, serta obat-obatan, sekaligus memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di wilayah pengungsian. Selain itu, petugas juga menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit.

Plt. Kepala Dinkes Sitaro Alva Chrys turun langsung menghubungkan pelayanan kesehatan di posko-posko pengungsian tersebut.

“Pelayanan kesehatan ini menjadi prioritas agar kondisi para pengungsi tetap terjaga dan tidak terjadi komplikasi penyakit di tengah masa pemulihan pasca bencana,” ujar Alva, Kamis (15/1/2026).

Lanjut dia, menuturkan, posko kesehatan ditempatkan di sejumlah titik strategis agar mudah diakses oleh masyarakat terdampak.

“Dengan kehadiran petugas medis yang siaga, warga dapat memperoleh pertolongan secara cepat dan tepat. Kami juga mengimbau masyarakat di pengungsian untuk tetap disiplin menjaga kebersihan, menggunakan masker, serta memanfaatkan layanan posko kesehatan yang tersedia. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh pengungsi mengikuti arahan petugas demi mencegah masalah kesehatan yang lebih serius,” tutupnya.(jack)


Pos terkait