Gasak Motor di Masjid dan RS Bitung, Dua Pemuda Diringkus Polisi

​Bitung, Detik Manado.com – Tim Resmob Polsek Maesa meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Kedua pelaku, HM alias Nung (37) dan DS alias Jendri (26), menggasak motor di halaman masjid hingga rumah sakit.

​”Keduanya kini merasakan dinginnya jeruji besi karena diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor,” ujar Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

​Penangkapan dipimpin oleh Katim Resmob Polsek Maesa Aiptu Janny Tumbuan pada Jumat (20/2) sekitar pukul 13.30 WITA. Nung diciduk di wilayah Bitung Barat Satu, sementara Jendri ditangkap di samping Tugu Adipura, Madidir.

​Kasus ini terungkap setelah polisi menerima dua laporan (LP). Aksi pertama dilakukan di halaman Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur.

​Di lokasi tersebut, pelaku membawa lari motor Honda Beat milik warga bernama Saleh Balango (58). Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 10 juta.

​Tak berhenti di situ, pelaku juga beraksi di parkiran RS Budi Mulia pada 9 Februari 2026. Mereka menggasak motor Yamaha Fazzio Hybrid milik Celvin Erens Nalang (24).

​”Korban memarkirkan kendaraannya, namun saat kembali ke parkiran, motor sudah tidak ada di tempat,” jelas Abdul Natip.

​Kapolsek Maesa AKP Ferry Padama mengatakan pihaknya baru berhasil mengamankan satu unit Honda Beat sebagai barang bukti. Sementara itu, motor Yamaha Fazzio milik korban lainnya masih dalam pencarian.

​”Satu unit Yamaha Fazzio Hybrid masih dalam pencarian dan diduga berada di wilayah Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara,” kata Ferry.

​Selain kedua eksekutor, polisi turut memeriksa seorang perempuan berinisial FFP (26). FFP diduga berperan sebagai pembeli motor hasil curian tersebut.

​”Masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut terkait peran FFP, apakah sebagai penadah atau bukan,” tuturnya.

Kapolsek menyampaikan, ​saat ini kedua pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Maesa.

“Kami masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mencari barang bukti lainnya,” pungkasnya.

(Jamal Gani)


Pos terkait