Bitung, Detik Manado.com — Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Kota Bitung untuk meninjau sejumlah proyek pembangunan mendadak berubah menjadi momen evaluasi keras terhadap kondisi infrastruktur kota.
Pasalnya, rombongan wakil rakyat ini justru mendapati lokasi yang mereka tinjau tepatnya berada di Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, (Kompleks Kanopi, red) dikepung banjir, Senin (23/2/2026).
Air menggenangi badan jalan hingga cukup dalam seukuran lutut orang dewasa. Drainase terlihat tidak mampu menampung aliran air, membuat kawasan tersebut berubah menjadi kolam.
Ironisnya, di tengah genangan itu sejumlah anak-anak terlihat mandi dan bermain air yang bercampur sampah.
Situasi tersebut disaksikan langsung anggota Komisi III di lapangan. Mereka mengaku prihatin melihat kondisi yang dinilai terus berulang setiap musim hujan.
“Hujan tidak lama, tapi langsung banjir. Ini berarti ada persoalan serius pada sistem drainase,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bitung, Frangky Julianto, didampingi Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Syafruddin Ila, Aldo Nova Ratungalo, Handry Anugerahang, Hengky Tumangkeng, saat peninjauan.
Menurutnya, pembangunan fisik tidak boleh hanya fokus pada proyek tampilan, sementara persoalan dasar seperti saluran air justru terabaikan.
Banjir yang terjadi disebut menjadi indikator bahwa perencanaan infrastruktur masih belum berjalan maksimal.
“Perbaikan drainase harus menjadi prioritas, bukan sekadar agenda tambahan,” katanya.
Di lokasi yang sama, warga turut menyampaikan keluhan mereka. Berharap Pemerintah Kota Bitung segera turun tangan melihat kondisi sebenarnya di lapangan.
Warga secara khusus meminta Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dan Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, datang langsung menyaksikan situasi tersebut.
“Jangan hanya kegiatan seremonial. Datang lihat ini, hujan sedikit saja langsung banjir,” keluh seorang sejumlah warga yang melintas di lokasi itu.
“Kami berharap kepemimpinan Hengky-Randito mampu menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar program di atas kertas. Ini bukan lagi persoalan musiman, melainkan masalah lama yang belum terselesaikan,” tambah warga.
(Jamal Gani)















