Semarang, DetikManado.com – Akses transportasi yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kaliwarak kini tengah dikebut. Demi memastikan strategi infrastruktur proyek ini berjalan tanpa kendala dan memenuhi standar mutu, Kepala Desa Cukil, Slamet Budiyono, bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Cukil, Serka Kundori, meninjau langsung kemajuan pengaspalan dan pengecoran jalan di lapangan pada Jumat (17/7/2026).
Kehadiran kedua aparat desa di tengah terik matahari ini disambut hangat oleh personel Satgas bersama warga yang bahu-membahu bergotong royong. Tidak sekadar menyatukan, mereka juga memeriksa dengan detail ketebalan air mani, ketersediaan bahan pendukung, serta menyempatkan diri berdialog santai untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat di lokasi kerja bakti.
Kepala Desa Cukil, Slamet Budiyono menyatakan bahwa pengawasan berkala ini sangat krusial agar hasil akhir pembangunan dapat bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mobilitas perekonomian warga.
“Kami ingin memastikan semua tahapan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan yang terpenting kualitasnya sesuai rencana. Sinergi antara warga dan TNI di lapangan sangat luar biasa, dan kami optimis jalan penghubung ini akan segera mempermudah akses harian masyarakat,” ujar Slamet Budiyono di sela-sela peninjauannya.
Pembangunan jalan penghubung antar-desa ini merupakan bagian dari sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0714/Salatiga. Program lintasal ini resmi dibuka pada Rabu (15/7/2026) lalu di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Upacara pembukaan program pengabdian masyarakat tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, serta Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH, yang menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan. (yos)















