Hengky Sebut Tantangan Bangsa Bukan Lagi Sebatas mempertahankan Wilayah

Hengky Honandar foto bersama usai upacara korpri dan peringatan Harkitnas 2026.

Bitung, DetikManado.com – Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengatakan tantangan Indonesia saat ini tidak lagi sebatas mempertahankan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi di era digital.

Hal itu disampaikan Hengky saat memimpin Upacara Korpri dan peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Rabu 20 Mei 2026.

“Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kita bahwa bangsa ini harus terus bergerak menyesuaikan zaman tanpa kehilangan jati diri,” kata Hengky.

Ia menyebut semangat Boedi Oetomo pada 1908 menjadi tonggak lahirnya kesadaran kolektif bangsa Indonesia untuk bersatu melawan penjajahan.

“Perjuangan hari ini adalah menjaga kedaulatan informasi, memperkuat pendidikan, dan melindungi generasi muda,” ujarnya.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi untuk mengingat kita bahwa bangsa ini pernah bangkit karena keberanian untuk bersatu dan berpikir maju,” kata Hengky.

Ia menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berubah seiring perkembangan zaman.

“Tantangan kita hari ini bukan hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi, memperkuat daya saing sumber daya manusia, dan memastikan generasi muda tumbuh dengan karakter yang kuat,” ujarnya.

Hengky mengatakan Indonesia harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa.

“Kita harus bergerak mengikuti perubahan zaman, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong,” tegasnya.

Ia menambahkan, tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi muda.

“Jika tunas bangsa kita tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter, maka Indonesia akan tetap kokoh dan berdaulat di tengah persaingan global,” pungkasnya.

(Jamal Gani)


Pos terkait