Pekan Pertama Operasi Keselamatan Samrat, Pelanggaran Meningkat 39 Persen di Sulut

Operasi Keselamatan Samrat 2023 di Sulut yang digelar oleh Polda Sulut dan jajarannya. (Foto: Humas Polda Sulut)

Manado, DetikManado.com – Pelanggaran lalu lintas selang minggu pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023 di Sulut didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm standar.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat ditemui di Mapolda Sulut, Selasa (14/2/2023).

Abast mengatakan, pelanggaran tidak menggunakan helm masih mendominasi selama minggu pertama Operasi Keselamatan 2023, yang dimulai sejak 7 Februari 2023.

“Diikuti pelanggaran kendaraan memakai knalpot bising dan kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau TNKB,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sulut, dalam seminggu pelaksanaan Operasi tersebut, jumlah pelanggaran pun mengalami peningkatan sebanyak 39 persen dari tahun sebelumnya.

“Jumlah pelanggaran selama 1 minggu pelaksanaan Operasi Keselamatan pada tahun 2022 sebanyak 4.021, naik 39 persen menjadi 5.590 di tahun 2023,” ungkap Abast.

Dari total jumlah pelanggaran tersebut, yang dikenai tilang naik sebanyak 565 persen, sedangkan yang dikenai teguran naik sebesar 15 persen. Di tahun 2022, jumlah pelanggaran yang dikenai tilang sebanyak 178, naik menjadi 1.183 di tahun 2023.

“Dan yang dikenai teguran pada tahun 2022 sebesar 3.843, naik menjadi 4.407 di tahun 2023,” ujarnya.

Komentar Facebook