Pemanfaatan Panel Surya Sebagai Sumber Energi Alternatif untuk Mendukung Ketahanan Energi di Desa Tempok Selatan, Kecamatan Tompaso

Foto Bersama Pemeritah Desa Tempok Selatan. Dari kiri ke kanan: Kaur Pembanguna, Sekretaris Desa, Jerry Hasani, Pemateri, Verna A. Suoth, Hukum Tua, Herry Markus Rorimpandey, dan mahasiswa.

PENDAHULUAN

Energi merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peranan penting dalam menunjang berbagai aktivitas kehidupan, baik dalam bidang rumah tangga, pendidikan, pertanian, usaha kecil, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Ketergantungan masyarakat terhadap sumber energi konvensional, khususnya energi yang berasal dari bahan bakar fosil, dalam jangka panjang menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya, fluktuasi harga energi, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Bacaan Lainnya

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar, salah satunya adalah energi surya. Kondisi geografis Indonesia yang berada di wilayah tropis menyebabkan ketersediaan radiasi matahari relatif tinggi sepanjang tahun. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan melalui teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menghasilkan energi listrik yang lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Pemanfaatan energi surya tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi listrik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi masyarakat. Masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan sumber energi terbarukan akan memiliki alternatif dalam memenuhi kebutuhan energi, terutama untuk berbagai kegiatan yang membutuhkan energi listrik dengan daya relatif kecil.

Desa Tempok Selatan, Kecamatan Tompaso, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk pengembangan pemanfaatan energi surya. Namun demikian, pemanfaatan teknologi energi terbarukan di tingkat masyarakat masih membutuhkan penguatan pengetahuan, keterampilan teknis, serta pendampingan. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar dilaksanakannya Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema “Pemanfaatan Panel Surya sebagai Sumber Energi Alternatif untuk Mendukung Ketahanan Energi di Desa Tempok Selatan Kecamatan Tompaso.”

Kegiatan PKM ini diarahkan untuk memperkenalkan teknologi panel surya kepada masyarakat sekaligus memberikan pengalaman praktis mengenai prinsip kerja, komponen, instalasi sederhana, pengoperasian, dan pemanfaatannya. Dengan pendekatan partisipatif, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi diharapkan dapat memahami dan terlibat secara langsung dalam proses pemanfaatan teknologi tersebut.

Selain aspek teknologi, kegiatan ini juga memiliki dimensi edukatif. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan energi secara efisien, potensi energi matahari sebagai sumber energi alternatif, serta peluang pengembangan teknologi PLTS untuk mendukung aktivitas masyarakat. Dengan demikian, kegiatan PKM diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi energi terbarukan di tingkat masyarakat.

 

Permasalahan Mitra

Berdasarkan hasil identifikasi awal dan komunikasi dengan masyarakat mitra, beberapa permasalahan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan antara lain:

  1. Pengetahuan masyarakat mengenai teknologi energi terbarukan, khususnya panel surya, masih perlu ditingkatkan.
  2. Masyarakat belum sepenuhnya memahami prinsip kerja dan komponen utama sistem PLTS.
  3. Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber energi alternatif di lingkungan masyarakat masih belum optimal.
  4. Keterampilan masyarakat dalam melakukan instalasi dan pengoperasian sistem panel surya masih terbatas.
  5. Belum optimalnya pemahaman masyarakat mengenai efisiensi penggunaan energi listrik.
  6. Diperlukan pendampingan agar teknologi panel surya yang diperkenalkan dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Foto bersama peserta kegiatan..

Tujuan Kegiatan

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tempok Selatan mengenai energi terbarukan.
  2. Memperkenalkan prinsip kerja dan teknologi panel surya sebagai sumber energi alternatif.
  3. Memberikan keterampilan dasar kepada masyarakat dalam pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem panel surya.
  4. Mendorong pemanfaatan energi surya untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat.
  5. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi yang efisien dan ramah lingkungan.
  6. Mendorong terbentuknya kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan teknologi energi terbarukan.

 

Manfaat Kegiatan

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut:

– Bagi masyarakat, kegiatan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknologi energi surya serta membuka peluang pemanfaatannya untuk berbagai kebutuhan.

– Bagi pemerintah desa, kegiatan dapat menjadi salah satu alternatif program pemberdayaan masyarakat dalam bidang energi terbarukan dan ketahanan energi.

– Bagi perguruan tinggi, kegiatan menjadi bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.

– Bagi mahasiswa, kegiatan memberikan pengalaman dalam menerapkan ilmu fisika dan instrumentasi secara langsung di masyarakat.

 

Target Kegiatan

Target yang ingin dicapai melalui kegiatan ini meliputi:

  1. Terlaksananya kegiatan sosialisasi dan edukasi energi surya kepada masyarakat.
  2. Meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai prinsip dasar PLTS.
  3. Terlaksananya demonstrasi dan praktik pemanfaatan panel surya.
  4. Tersedianya atau terpasangnya sistem panel surya sesuai rancangan kegiatan.
  5. Masyarakat mampu memahami prosedur dasar pengoperasian dan pemeliharaan panel surya.
  6. Tersusunnya dokumentasi dan laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan PKM.

 

METODE PELAKSANAAN

Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat telah dilaksanakan di Desa Tempok Selatan, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Waktu pelaksanaan pada hari Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Balai Desa Tempok Selatan.

 

Sasaran Kegiatan

Sasaran utama kegiatan adalah masyarakat Desa Tempok Selatan yang memiliki keterkaitan dengan penggunaan energi dan pemanfaatan teknologi sederhana, termasuk pemerintah desa, kelompok masyarakat petani , serta pemuda/anggota masyarakat yang diharapkan dapat menjadi pengguna sekaligus penggerak pemanfaatan energi terbarukan di desa.

Kegiatan pada tahap ini meliputi:

Koordinasi dengan pemerintah desa;

Penentuan lokasi kegiatan;

Identifikasi kebutuhan energi;

Identifikasi calon peserta;

Pengumpulan informasi mengenai kondisi penggunaan energi di lokasi mitra; dan

Penyusunan rencana teknis kegiatan.

Tahap ini penting untuk memastikan teknologi yang diperkenalkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Masyarakat

Setelah sosialisasi, masyarakat diperkenalkan secara langsung terhadap sistem panel surya. Tim pelaksana menjelaskan alur energi mulai dari radiasi matahari yang diterima panel hingga menghasilkan energi listrik.

Secara sederhana, sistem PLTS diperkenalkan melalui alur:

HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN

Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan PKM di Desa Tempok Selatan telah memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat mitra. Koordinasi dilakukan untuk menentukan bentuk kegiatan, lokasi pelaksanaan, peserta, serta kebutuhan teknis sistem panel surya.

Selanjutnya dilakukan kegiatan sosialisasi mengenai energi terbarukan. Masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai potensi energi matahari, prinsip kerja panel surya, komponen sistem PLTS, serta manfaat penggunaan energi terbarukan.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki ketertarikan yang cukup baik terhadap teknologi panel surya. Hal ini terlihat dari partisipasi masyarakat dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab serta antusiasme ketika dilakukan demonstrasi sistem.

 

Pengenalan Sistem Panel Surya

Salah satu hasil utama kegiatan adalah diperkenalkannya sistem panel surya kepada masyarakat sebagai salah satu alternatif sumber energi.

Panel surya bekerja dengan mengubah energi radiasi matahari menjadi energi listrik dalam bentuk arus searah (DC). Energi listrik tersebut selanjutnya dapat digunakan secara langsung untuk beban DC atau disimpan dalam baterai. Apabila diperlukan untuk peralatan listrik AC, energi dapat dikonversi menggunakan inverter.

Melalui demonstrasi, masyarakat diperkenalkan dengan fungsi setiap komponen sehingga tidak hanya mengetahui panel surya secara umum, tetapi juga memahami sistem secara keseluruhan.

 

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat

Kegiatan sosialisasi dan praktik memberikan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai:

Konsep energi terbarukan;

Prinsip kerja panel surya;

Fungsi solar charge controller;

Fungsi baterai;

Fungsi inverter;

Hubungan antara intensitas cahaya dengan keluaran panel;

Pengukuran tegangan dan arus; serta

Pemeliharaan sederhana sistem PLTS. ***

TIM PENGUSUL

Ketua: Ir. Verna Albert Suoth, ST MSi

Anggota 1: Dr. Regina Rosita Butarbutar, SP MSi, 2: Seni Herlina Juita Tongkukut, SSi MSi

MAHASISWA

Gabriel Fransiskus Tumbelaka, Kenji Tumuju, Wayne Rooney Mcrifan Pesik


Pos terkait