Pengembangan Sekolah Berbasis Industri 4.0, Femmy J Suluh: Gunakan Bantuan Sesuai Tujuan

Peletakkan batu pertama pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMKN 2 Manado pada, Jumat (24/5/2024).

Manado, DetikManado.com – Sejumlah SMK di Sulut mendapat bantuan program Pengembangan Sekolah Berbasis Industri 4.0. Salah satunya adalah SMKN 2 Manado, yang langsung melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) pada, Jumat (24/5/2024).

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut Dr Femmy J Suluh MSi menyampaikan sejumlah pesannya saat kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan RPS, ayng dirangkaikan dengan penamatan siswa Kelas XII SMKN 2 Manado.

Bacaan Lainnya

“Jadi ada sejumlah kriteria sekolah yang mendapat bantuan. Di Sulut ada 7 sekolah yang terpilih menerima bantuan itu. Khusus di sini (SMKN 2 Manado), bantuan sebesar 1,9 miliar untuk pembangunan infrastruktur, gedung praktek,” ungkap Femmy J Suluh saat diwawancarai sejumlah wartawan usai kegiatan penamatan siswa Kelas XII SMKN 2 Manado.

Terkait dampak bagi sekolah penerima bantuan itu, dia mengatakan, yang pertama adalah proses belajar mengajar semakin kondusif, skill atau ketrampilan khusus para siswa akan semakin tajam. Selain itu tentu para siswa lulusan nanti lebih siap bekerja.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut Dr Femmy J Suluh MSi meletakkan batu pertama pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMKN 2 Manado pada, Jumat (24/5/2024).

“Ada tiga pihak yang diuntungkan dari program ini yaitu siswa, sekolah, dan masyarakat yang nanti menggunakan alumni sekolah ini,” ujarnya didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikda Provinsi Sulut Vecky Pangkerego MPd dan Kepala SMKN 2 Manado Robyn Koloway SPd MPd.

Femmy J Sulut menyampaikan pesannya kepada sejumlah sekolah penerima program, agar menggunakan bantuan itu sebaiknya-baiknya, sefektif mungkin sesuai dengan tujuannya.

“Tentu kita berterima kasih kepada Bapak GUbernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw atas perhatiannya pada bidang pendidikan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi melaksanakan program pengembangan SMK berbasis industri 4.0. Dalam surat yang ditandatangani Plt Direktur SMK Dr Wardani Sugiyanto MPd, terdapat 7 sekolah dari Sulut dari total 31 SMK di Indonesia yang menerima bantuan itu.

Tujuh sekolah itu adalah SMKN 1 Tombariri, SMKN 1 Ratahan, SMKN 1 Wori, SMKN 6 Bitung, SMKS Muhamadiyah Kotamobagu, SMKN 2 Manado, dan SMKN 6 Manado.

Setelah terpilih, kepala sekolah bersama tim yang dibentuk mengikuti Bimbingan Tekhnis (Bimtek) di Depok, Jawa Barat, pada Senin – Kamis (13-16/5/2024) lalu. (Yoseph Ikanubun)


Pos terkait