Bitung, DetikManado.com – Polisi mengamankan 17 orang yang diduga terlibat tawuran antar kelompok di wilayah Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Sebagian besar dari mereka diketahui masih berstatus anak di bawah umur.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai mengatakan, para terduga pelaku berasal dari dua kelompok berbeda, yakni kelompok Sari Kelapa dan kelompok Empang.
“Sebanyak tujuh orang dari kelompok Sari Kelapa dan 10 orang dari kelompok Empang berhasil diamankan tim Polres Bitung,” kata Albert Zai saat konferensi pers di Kantor Polsek Maesa, Senin (9/3/2026).
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat tawuran berlangsung.
Albert menjelaskan, pihak kepolisian sebenarnya telah melakukan pengamanan di lokasi sejak malam hingga pagi hari. Namun para pelaku diduga memanfaatkan celah saat terjadi pergantian personel yang berjaga.
“Kami sudah melakukan pengamanan dari malam sampai pagi. Namun saat pergantian anggota, mereka memonitor pergerakan petugas sehingga terjadi sedikit keterlambatan penanganan,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan awal, motif tawuran dipicu persoalan sepele yang bermula dari saling ejek di media sosial.
“Mereka saling mengejek di media sosial, lalu berujung ajakan berkelahi dan melibatkan teman-temannya hingga terjadi pertikaian antar kelompok,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa batu, busur panah, ketapel panah, seng yang dijadikan alat pelindung, serta kain.
Kapolres mengimbau seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga orang tua untuk bersama-sama mengawasi serta membina anak-anak dan remaja.
“Tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Semua pihak harus terlibat agar anak-anak ini mendapatkan pembinaan dan tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.
Ia juga memastikan pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengamanan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bitung.
“Kami menjamin keamanan Kota Bitung. Seluruh kekuatan akan kami kerahkan untuk menjaga kota ini tetap aman dan kondusif,” tegas Albert.
(Jamal Gani)














