Manado, DetikManado.com – Pertandingan antara Serbia dan Swiss di Grup G Piala Dunia 2022 dimainkan di Stadion 974, Doha pada 2 Desember 2022.
Swiss mengatasi serangan balik Serbia untuk mengamankan kemenangan yang menentukan untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Dilansir dari situs resmi FIFA, Swiss unggul lebih dulu lewat Xherdan Shaqiri. Aleksandar Mitrovic dan Dusan Vlahovic balikkan skor dalam sembilan menit. Breel Embolo dan Remo Freuler pastikan kemenangan La Nati.
Review Pertandingan
Di puncak pertemuan fase grup dan penuh semangat Swiss bersama Serbia berjuang membukukan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Qatar melawan Portugal.
Sebuah permainan yang dimulai dengan kecepatan luar biasa dan tidak pernah berhenti serangan dari satu arah ke arah yang lain.
Swiss membuang keunggulan satu gol, hanya untuk unggul untuk kemenangan kedua berturut-turut. Vanja Milinkovic-Savic menggagalkan upaya Breel Embolo dan Granit Xhaka saat keduanya menyerang pada menit pertama.
Tanggapan Serbia datang dalam bentuk tembakan Andrija Zivkovic dari jarak jauh yang membentur tiang gawang.
Tapi Swiss memimpin ketika Djibril Sow mencuri bola dari Strahinja Pavlović untuk dengan tenang memberi assist Xherdan Shaqiri. Penyerang Chicago Fire tersebut mencetak gol di Piala Dunia ketiga berturut-turut.
Serbia yang berhasil bangkit saat bertemu Kamerun pada hari Senin, mengulangi triknya di pertandiangan ini.
Aleksandar Mitrovic memanfaatkan umpan Dusan Tadic dengan sundulan brilian yang terbang melewati Gregor Kobel, penjaga gawang yang menerima panggilan timnas untuk menggantikan Yann Sommer yang terbaring karena sakit.
Kobel kembali ditaklukkan delapan menit kemudian, usai Dusan Vlahovic mengambil keuntungan ketika umpan dari Tadic yang mengobrak-abrik pertahanan Swiss. berhasil dikonversi menjadi tendangan ke pojok bawah gawang tim tamu.
Embolo menyamakan kedudukan 60 detik sebelum paruh waktu, mengarahkan tembakan dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan tarik Silvan Widmer di sisi kiri pertahanan Serbia.
Gelandang Nottingham Forest, Freuler, memanfaatkan umpan luar biasa Ruben Vargas melalui tendangan voli dari umpan pitching-wedge Embolo. Dia melepaskan upaya melewati Milinkovic-Savic tiga menit setelah babak pertama.
Berapa banyak gol lagi yang akan disajikan oleh pertadingan keren ini? Tidak banyak pemirsa yang memperkirakan banyaknya gol di penampilan terakhir mereka. Sayangnya ini menjadi akhir bagi Serbia di kompetisi ini. Tapi Swiss melaju lebih jauh.
Momen Kunci
Swiss mungkin menganggap diri mereka tidak beruntung ketika keunggulan satu gol mereka terhapus dalam waktu cepat. Tim asuhan Murat Yakin, yang begitu sulit mencetak gol dalam dua pertandingan pembuka mereka, tidak akan pernah lengah dan melakukan kesalahan yang sama dua kali.
Oleh karena itu, penyelesaian Freuler yang luar biasa dan tersamar untuk memahkotai rangkaian operan yang luar biasa.
Gelandang Vargas, dengan posisi membelakangi gawang, dengan terampil mengarahkan bola terbang Embolo ke kaki Freuler. Umpan tersebut bagaikan undangan untuk menembak ke gawang Serbia dan Freuler menerimanya dengan penuh syukur.
Alih-alih menendang bola sekeras-kerasnya, pemain berusia 30 tahun itu melakukan tipuan yang nyaris tak terlihat, mengecoh penjaga gawang Milinkovic-Savic untuk melakukan diving ke arah yang salah saat tembakan mengarah ke tiang kirinya.
Serbia membutuhkan dua gol dalam 42 menit untuk maju ke babak selanjutnya. Untuk mengetahui skala tantangan itu, bahkan Brasil membutuhkan 83 menit untuk memecahkan perlawanan Swiss delapan hari lalu.
Permainan ini untuk Serbia, yang menyia-nyiakan keunggulan dua gol untuk bermain imbang pada pertandingan kedua mereka dengan Kamerun.
Mereka juga memiliki keunggulan lain yang secara meyakinkan direnggut dari genggaman mereka ketika Freuler mengubur serangannya.
Data dan Fakta
Xherdan Sahqiri menemani Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di antara tiga pemain yang telah mencetak gol di masing-masing dari tiga Piala Dunia terakhir.
Remo Freuler adalah pemain Nottingham Forest pertama yang mencetak gol di Piala Dunia FIFA sejak Pierre van Hooijdonk yang mencetak gol untuk Belanda melawan Korea Selatan di Prancis 1998. (Yoseph Ikanubun)
Susunan Pemain
Serbia XI (3-4-1-2): Vanja Milinkovic-Savic; Strahinja Pavlovic; Milos Veljkovic (55′ Nemanja Gudelj), Nikola Milenkovic; Filip Kostic, Sergej Milinkovic-Savic (68′ Nemanja Maksimovic), Sasa Lukic, Andrija Zivkovic (78′ Nemanja Radonjic); Dusan Tadic (78′ Filip Djuricic); Dusan Vlahovic (55′ Luka Jovic), Alekasandar Mitrovic
Pelatih: Dragan Stojkovic (Serbia)
Swiss XI (4-2-3-1): Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez, Fabian Schar, Manuel Akanji, Silvan Widmer; Granit Xhaka, Remo Freuler; Rubern Vargas (83′ Christian Fassnacht), Xherdan Shaqiri (69′ Denis Zakaria), Djibril Sow (69′ Edimilson Fernandes); Breel Embolo
Pelatih: Murat Yakin (Swiss)














