Manado, DetikManado.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Akademi Bisnis dan Keuangan (ABK) Primaniyarta Manado terus berkembang sebagai ruang ekspresi bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang seni.
UKM ini berperan penting dalam pengembangan kemampuan teknis dan kreatif mahasiswa serta membangun karakter yang inovatif dan berbudaya.
UKM Seni tersebut di bawah binaan Zerah Elisa Derek SE MM, menjadi sebuah sarana untuk pengembangan bakat mahasiswa di berbagai bidang seni, mulai dari tari, musik, hingga seni rupa.
Zerah menengaskan kegiatan UKM Seni tidak hanya untuk menyalurkan potensi artistik mahasiswa, tetapi juga sebagai tempat mengasah soft skill mereka, seperti kerja tim, disiplin dan komunikasi.
“UKM Seni ini juga berperan dalam memperkuat kebersamaan antar mahasiswa lintas program studi. Kegiatan seni ini mengajak mahasiswa untuk lebih menghargai keberagaman budaya dan meningkatkan sensitivitas estetika mereka,” ungkap Zerah.
Sementara itu, salah satu mahasiswa yang menonjol di bidang seni adalah Najwa Amalia Bachdar dari Program Studi Keuangan & Perbankan Digital.
Dia memiliki dedikasi yang tinggi seperti aktif dalam seni tari. Najwa sangar luar biasa dalam mempelajari koreografi dan selalu memperhatikan detail dari instruksi yang diberikan.
“Najwa adalah mahasiswa yang cepat tanggap dalam seni tari. Ia selalu memperhatikan setiap detail dalam koreografi yang diajarkan dan memiliki semangat tinggi dalam proses belajarnya,” jelas Zerah.
Dalam bidang tari, Najwa rutin mengikuti latihan serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tari. Salah satunya, ia ikut serta dalam tim tari sebagai pengisi acara Sulawesi Education & Techno EXPO pada tahun 2025 dan 2026.
Najwa juga memiliki bakat alami dalam seni kaligrafi yang telah belajar sejak masih duduk di bangku sekolah. Kemampuan yang memerlukan ketelitian yang tinggi tersebut telah membuat najwa untuk ikut berkompetisi di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
“Kemampuan kaligrafi Najwa sangat mengesankan, dan kreativitasnya dalam menciptakan karya seni yang bernilai tinggi patut diapresiasi,” ungkap Zerah.
Zerah menyampaikan jika potensi seni Najwa dikembangkan secara terarah, konsisten, dan berdasarkan pada bakat yang ia miliki.
“Untuk seni tari, Najwa didorong untuk memperkuat teknik dasar seperti kelenturan, sedangkan untuk dibidang kaligrafi untuk dikembangkan teknik komposisi warna, perspektif dan pencahayaan,” jelasnya.
Selain itu, Najwa yang saat ini duduk di semester 4 juga merupakan sosok yang memiliki bakat multitalenta pernah mengikuti lomba musikalisasi puisi di Universitas Negeri Manado (Unima) dan meraih peringkat ke-4.
Kemampuan dalam membawakan seni puisi yang dipadukan dengan musik melihatkan kreativitas dan dedikasi yang tinggi di bidang seni.
Tak hanya seni, kemampuan lainnya ialah public speaking yang ia kuasai. Ia lihai dalam berpidato berbahasa inggris dan bahasa arab yang menunjukkan cara keterampilan dalam berkomunikasi dan penguasaan bahasa yang mendalam.Keahlian tersebut bisa menunjukkan bahwa Najwa menyampaikan
pesan dengan menggunakan bahasa asing serta menunjukkan kemampuan dalam berbicara di depan umum.
Pembina UKM Tari dan Budaya tersebut meyakini jika dibimbing secara konsisten terhadap Najwa, dapat mencapai potensi yang terbaiknya. Selain itu, perlu berlatih secara rutin, aktif dalam mencari pengalaman melalui lomba dan pertunjukan, serta mendapatkan dukungan dari mentor.
Dengan bimbingan yang tepat, Zerah berharap Najwa tidak hanya menjadi mahasiswa yang aktif di bidang seni, tetapi juga berprestasi dan mampu menghasilkan karya yang bernilai tinggi yang dapat menginspirasi banyak orang, baik di lingkungan kampus maupun di tingkat yang lebih luas. (red/*)















