BITUNG, DetikManado.com — Keikutsertaan Pemerintah Kota Bitung dalam Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan sektor perikanan di Kota Bitung.
Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung, Sadat Minabari, mengatakan PENAS merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha untuk berbagi pengalaman serta memperkenalkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah.
Menurut Sadat, sebagai daerah yang memiliki karakteristik maritim dan menggantungkan sebagian besar aktivitas ekonominya pada sektor perikanan, Bitung perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola pengelolaan perikanan yang semakin modern.
“Banyak inovasi dan praktik-praktik terbaik yang bisa menjadi referensi bagi daerah dalam meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat kelembagaan kelompok perikanan, hingga meningkatkan kualitas hasil tangkapan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Selain itu lanjut Sadat, pihaknya bukan hanya meningkatkan jumlah produksi, tetapi bagaimana hasil perikanan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, aspek pengolahan, pemasaran, dan penguatan kelembagaan juga menjadi perhatian.
Sadat menilai berbagai teknologi yang diperkenalkan dalam PENAS XVII, mulai dari sistem budidaya yang lebih efisien, teknologi pasca panen, hingga digitalisasi sektor perikanan, dapat menjadi inspirasi dalam penyusunan program pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kota Bitung.
“Tantangan sektor perikanan ke depan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga keberlanjutan sumber daya laut, peningkatan daya saing produk, serta kemampuan nelayan dalam mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Sadat.
Mantan Kadis DLH Kota Bitung ini juga menjelaskan, pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan nelayan.
“Harapan kami, berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari PENAS dapat diterjemahkan menjadi program yang pro rakyat dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan serta masyarakat pesisir di Kota Bitung,” ujar Sadat.
Ia menambahkan, sejalan dengan visi Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, sektor perikanan akan tetap menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.
“Karena memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
(Jamal Gani)















