Sosialisasi Jukter, Pangdam XIII/Merdeka: Perkuat Pembinaan Teritorial dan Ketahanan Pangan

Sosialisasi Jukter TNI Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sulut yang berlangsung di Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Kamis (9/7/2026).

Manado, DetikManado.com – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus SIP membuka kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teritorial (Jukter) TNI Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sulut yang berlangsung di Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Asisten Teritorial (Wakaster) TNI Mayjen TNI Suhardi beserta Tim Sosialisasi Mabes TNI, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo SIP, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Pejabat Utama Kodam XIII/Merdeka, Lanud Sam Ratulangi, jajaran TNI AL, serta para perwira peserta sosialisasi.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Wakaster TNI beserta tim yang telah hadir untuk memberikan pembekalan sekaligus menyosialisasikan berbagai petunjuk teritorial terbaru kepada satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka.

Menurut Pangdam, dinamika lingkungan strategis saat ini menuntut TNI terus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap berbagai tantangan yang semakin kompleks. Ancaman yang dihadapi bangsa tidak lagi hanya berupa ancaman militer konvensional, tetapi juga mencakup persoalan ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, stabilitas sosial, hingga berbagai bentuk manipulasi informasi yang dapat memengaruhi pola pikir dan kepercayaan masyarakat.

“Pembinaan teritorial merupakan salah satu instrumen strategis dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara,” ujar Pangdam.

Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa diterbitkannya Jukter TNI tentang Pedoman Operasional Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Unit Produksi Ketahanan Pangan bertujuan memberikan kesamaan persepsi, keseragaman pola tindak, serta kepastian mekanisme pelaksanaan tugas di lapangan.

Dia menjelaskan bahwa Yonif Teritorial Pembangunan merupakan satuan yang tidak hanya memiliki kemampuan tempur, tetapi juga mampu melaksanakan fungsi pembinaan teritorial melalui pemberdayaan wilayah pertahanan, pendampingan masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional sesuai tugas pokok TNI.

Selain itu, Unit Produksi Ketahanan Pangan di lingkungan TNI diharapkan menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah.

Pangdam optimistis pemahaman yang baik terhadap Jukter TNI akan semakin meningkatkan profesionalisme satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka dalam melaksanakan pembinaan teritorial secara adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil.

“Saya meyakini pemahaman yang baik terhadap Jukter TNI ini akan mendorong seluruh satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka semakin siap melaksanakan pembinaan teritorial secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu mendukung terwujudnya pertahanan negara yang tangguh melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Pangdam. (yos)

 


Pos terkait