Semarang, DetikManado.com — Semangat gotong royong warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, patut diacungi jempol. Di tengah kejar target pembangunan infrastruktur desa, warga setempat secara sukarela menyumbangkan pasokan air bersih dari sumur pribadi mereka untuk memperlancar proses pengecoran jalan yang sedang digarap oleh TNI.
Aksi nyata ini salah satunya dilakukan oleh Uswatun Khasanah (43), seorang warga Dusun Cukil Krajan. Menyadari bahwa air merupakan kebutuhan vital yang paling krusial dalam pencampuran material beton, ia tanpa ragu membuka lebar pintu rumahnya agar Satgas TNI bisa mengambil air dari sumur dan penampungan miliknya pada Sabtu (18/7/2026).
Bantuan sederhana namun berdampak besar ini terbukti ampuh mencegah mandeknya proyek akibat kendala teknis pasokan air.
Partisipasi aktif masyarakat ini menjadi bukti nyata tingginya rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membangun daerah. Kehadiran warga yang ikut menyokong kebutuhan logistik di lapangan secara langsung mempercepat penyelesaian sasaran fisik pembangunan jalan yang menghubungkan Dusun Cukil Krajan menuju Dusun Gompyong. Akses jalan ini nantinya diproyeksikan akan mempermudah transportasi harian sekaligus mendongkrak roda perekonomian masyarakat setempat.
Apresiasi mendalam pun datang dari pihak militer yang berada di garis depan pembangunan.
Anggota Satgas TMMD dari Batalyon Arhanud 15/BDY, Praka Bachtiar, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang tak terhingga atas kepedulian dan antusiasme luar biasa dari warga Desa Cukil tersebut.
“Keberhasilan program TMMD ini tidak hanya ditentukan oleh kerja keras personel TNI saja, tetapi juga oleh dukungan aktif masyarakat yang senantiasa bergotong royong demi tercapainya pembangunan yang bermanfaat bagi semua,” ujar Praka Bachtiar penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga kuat ini, seluruh rangkaian proyek fisik diharapkan dapat rampung tepat waktu dan segera memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas warga. Sumbangan air dari masyarakat ini pun menjadi simbol kuat bahwa keberhasilan pembangunan nasional lahir dari sinergi nyata seluruh elemen bangsa demi mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Aksi gotong royong yang menyentuh hati ini merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Momentum kemanunggalan ini sendiri resmi dimulai sejak upacara pembukaan TMMD yang dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026) lalu. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, serta Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok. (yos)















