Masih Berseragam Sekolah, Anak-Anak Desa Minta Diajari Mengaji oleh Prajurit TNI

 

Semarang, DetikManado.com — Tak hanya fokus memegang cangkul dan membangun jalan, para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga tiba-tiba beralih peran menjadi guru mengaji bagi anak-anak di Desa Cukil, Kabupaten Semarang, Selasa (28/7/2026).

Bacaan Lainnya

Pemandangan ini terlihat saat sejumlah anak SD yang baru saja pulang sekolah langsung mendatangi pos Satgas. Dengan seragam yang masih menempel di badan, tangan-tangan mungil mereka tampak erat memegang buku Iqra dan kitab Al-Qur’an, meminta para personel TNI untuk membimbing mereka membaca ayat-ayat suci.

Melihat antusiasme tersebut, para prajurit yang sedang beristirahat dari kegiatan fisik langsung menyambut hangatnya anak-anak Desa Cukil. Dengan sabar, personel Satgas membimbing mereka melafalkan huruf hijaiyah, membenarkan makhraj (tata cara pengucapan), hingga mengajarkan bacaan Al-Qur’an secara bertahap.

Salah seorang personel Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga mengungkapkan rasa harunya melihat ketertarikan anak-anak tersebut untuk belajar agama di tengah kesibukan prajurit melayani masyarakat.

Begitu pulang sekolah, mereka bukannya langsung pulang bermain, tapi malah mendatangi kami membawa buku Iqra.

“Di sela-sela tugas TMMD, tentu momen seperti ini jadi penyejuk bagi kami. Pengabdian TNI bukan hanya soal fisik atau infrastruktur, tapi juga mendampingi mental dan karakter spiritual generasi muda,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.

Kehadiran prajurit TNI di Desa Cukil terbukti memberikan dampak ganda bagi warga setempat. Selain menyasar pembangunan infrastruktur desa melalui program TMMD, sentuhan edukasi dan keagamaan ini semakin mempererat hubungan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Melalui interaksi sederhana namun bermakna ini, keberadaan Satgas TMMD Reguler Ke-129 diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik yang kokoh, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam serta mendorong semangat bagi anak-anak Desa Cukil untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan religius. (yos)


Pos terkait