Semarang, DetikManado.com — Pembangunan infrastruktur di pelosok Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus dikebut. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong meratakan adukan beton untuk pembukaan akses jalan desa, Kamis (6/8/2026).
Pengerjaan rabat beton ini ditargetkan menjadi stimulus utama untuk mendorong kelancaran mobilitas warga dan mempermudah rantai distribusi hasil pertanian yang selama ini menjadi penopang ekonomi utama masyarakat Desa Cukil.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan.
“Kebersamaan ini adalah kunci. Pekerjaan seberat apa pun akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. TMMD hadir tidak hanya untuk membangun jalan, tetapi juga merawat nilai gotong royong dan memacu percepatan kesejahteraan ekonomi warga Desa Cukil,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Dalam pengerjaannya, kemanunggalan TNI dan rakyat tampak dari kekompakan para prajurit dan warga yang saling bahu-membahu melangsir material, mengoperasikan mesin pengaduk semen, hingga merapikan lapisan beton. Tanpa adanya sekat, semangat kebersamaan ini menjadi bahan bakar utama dalam merampungkan target sasaran fisik tepat waktu.
Akses jalan yang representatif diharapkan mampu memangkas waktu tempuh serta biaya logistik warga dalam mengangkut hasil panen menuju pasar. Dengan infrastruktur yang makin memadai, konektivitas antardusun di wilayah Tengaran dapat terhubung lebih optimal, merangsang pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Semarang. (yos)














