Hampir Rampung! Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga Bedah Rumah Reyot Mbah Sunarji

Semarang, DetikManado.com – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kini memasuki tahap akhir. Salah satu sasaran fisik utama yaitu pembenahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunarji (warga RT 05 RW 02), telah mencapai proses finishing pengecatan lisplang dan perapian eksterior, Kamis (6/8/2026).

Pengerjaan tahap akhir ini dilakukan secara bahu-membahu antara personel Satgas TMMD, Serda Laksananto, dan warga setempat. Pengecatan lisplang dilakukan tidak hanya untuk mempercantik estetika bangunan, tetapi juga untuk melindunginya dari paparan cuaca agar lebih tahan lama.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa percepatan sasaran fisik RTLH ini merupakan bentuk komitmen nyata TNI dalam menghadirkan perumahan yang aman dan sehat bagi masyarakat kurang mampu.

“Program TMMD ini bukan sekedar membangun infrastruktur atau merehabilitasi fisik bangunan semata, melainkan wujud nyata komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan rakyat dan memberikan solusi. Kami ingin memastikan rumah Bapak Sunarji yang tadinya tidak layak dan meresahkan saat cuaca buruk, kini berubah menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga dalam pembenahan ini mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Gotong royong antara prajurit dan masyarakat Desa Cukil adalah kunci utama seluruh pengerjaan bisa rampung tepat waktu sebelum penutupan TMMD. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi roh utama dari TMMD,” tambahnya.

Rasa haru dan syukur mendalam dirasakan oleh Sunarji. Rumahnya yang semula dalam kondisi sangat prihatin kini telah bersolek menjadi hunian yang kokoh. Kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-129 pun terbukti berhasil mendorong kesejahteraan warga sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di pelosok daerah. (yos)


Pos terkait