Harga Kopra di Minut Memprihatinkan

  • Whatsapp
Proses pembuatan biji kelapa menjadi kopra (Foto : Ist )

Minut, DM – Harga komoditi kopra Sulawesi Utara belakangan ini mulai memprihatinkan, bahkan beberapa waktu lalu, Bupati Minsel Christyani Eufenia Paruntu (CEP), sempat mengeluh dan meminta solusi kepada Presiden RI, agar diberi jalan keluar atas anjloknya harga Kopra yang merupakan mata pencaharian mayoritas masyarakat di daerah ini.

Rinto Rachman

Di Kabupaten Minahasa Utara, hal serupa tak dapat dipungkiri. Para pemilik perkebunan kelapa menjerit, berharap bantuan pemerintah untuk mengembalikan harga kopra ke harga normal. Dinas Pedagangan Pemkab Minut selaku instansi penaung masalah harga ini, sangat diharapkan dapat memberi solusi. Pasalnya sejak Januari 2018 harga kopra diperdagangkan Rp9.000/Kg, bulan Februari 2018 turun menjadi Rp8.100/Kg dan menjelang Hari Raya Lebaran, turun lagi menjadi Rp4.200/Kg. Bahkan diprediksi harga ini masih akan turun lagi.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perdagangan Minut, Drs Benny Mengko saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu mengungkapkan kalau harga kopra sudah begitu, dan yang lebih tahu soal harga pemerintah pusat “Iya memang harag sudah begitu, terus kami harus buat apa” tutur Mengko.

Turunnya harga kopra di wilayah ini, mendapatkan sorotan dari pemerhati pertanian dari Desa Likupang Kuala Batu, Rinto Rahman, “Sebagai petinggi dinas terkait, Kepala Dinas tidak pantas bicara sepraktis itu. Harusnya sebagai Pejabat publik, Kepala Dinas berupaya beri jawaban yang punya solusi,” tukas Rinto.

Anjloknya harga Kopra juga, lanjut Rinto Rahman, tidak serta merta menjadi beban puasat tapi Dinas Perdagangan Minut juga harus betanggungjawab karena ini menyangkut kesejahteraan petani kelapa. (Jhon)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *