Menhut dan Pangdam XIII/Merdeka Hijaukan Darunu dengan Mangrove, Perkuat Benteng Pesisir Minut

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, bersama Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, melakukan aksi penanaman mangrove massal di Mangrove Park LPHD Dariaga Mudae, Desa Darunu, Minahasa Utara, Kamis (9/4/2026).

Minahasa Utara, DetikManado.com – Upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Sulawesi Utara terus dipacu. Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, bersama Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, melakukan aksi penanaman mangrove massal di Mangrove Park LPHD Dariaga Mudae, Desa Darunu, Minahasa Utara, Kamis (9/4/2026).

​Langkah ini bukan sekadar penghijauan seremonial, melainkan strategi besar pemerintah pusat untuk memitigasi dampak perubahan iklim sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui konsep ekowisata berbasis rakyat atau ecopopulism.

Bacaan Lainnya

 

TNI Sebagai Garda Terdepan Lingkungan

​Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari tugas operasi militer selain perang (OMSP), khususnya dalam membantu program pemerintah di bidang lingkungan hidup.

​”Kodam XIII/Merdeka berkomitmen penuh dalam program penghijauan dan rehabilitasi mangrove. Ini sejalan dengan tugas pokok TNI sebagai pelindung rakyat dan bangsa. Menjaga kelestarian alam adalah bagian dari menjaga kedaulatan dan keselamatan warga dari ancaman bencana alam,” ujar Pangdam di sela-sela kegiatan.

 

Benteng Alami dan Magnet Ekonomi

​Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan bahwa Mangrove Park di Desa Darunu memiliki peran ganda. Selain menjadi benteng alami terhadap abrasi dan badai, kawasan ini adalah “pabrik” nutrisi bagi biota laut seperti ikan dan kepiting yang menjadi sumber mata pencaharian nelayan.

​Menteri berharap masyarakat Desa Darunu dapat menjaga kawasan konservasi ini dengan konsisten. Ia mendorong pengembangan wisata yang tidak merusak alam.

​”Kita ingin menyeimbangkan pelestarian lingkungan dan pariwisata melalui konsep ecopopulism. Jadi, hutan mangrovenya lestari, tapi ekonomi masyarakatnya juga terangkat lewat daya tarik wisata,” kata Raja Juli Antoni.

 

Sinergi Lintas Sektor

​Kegiatan yang berlangsung di areal Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Dariaga Mudae ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Utara serta sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) terkait.

​Dengan penanaman ini, diharapkan kawasan Darunu Mangrove Park menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan hutan desa yang mampu mengintegrasikan fungsi ekologi, perlindungan wilayah pesisir, dan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. (yos)


Pos terkait