Bitung, DetikManado.com — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bitung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV dengan tema Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Umat, Kamis (30/4/2026), di Ruang S.H. Sarundajang.
Dalam forum tersebut, Imran Lakodi yang sebelumnya digadang-gadang sebagai kandidat kuat, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DMI Kota Bitung.
Imran menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang aktif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Masjid harus hidup. Bukan hanya ramai saat ibadah, tapi juga menjadi pusat edukasi, pembinaan moral, dan pemberdayaan umat,” ujar Imran usai terpilih.
Ia menambahkan, ke depan DMI Bitung akan fokus pada penguatan manajemen masjid, pembinaan generasi muda, serta mendorong program-program sosial berbasis masjid.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, unsur Forkopimda, jajaran pengurus DMI, tokoh agama, serta perwakilan masjid se-Kota Bitung.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Wakil Wali Kota Randito Maringka, Pemkot Bitung menyampaikan apresiasi atas kontribusi DMI dalam membina umat dan menjaga nilai-nilai keagamaan.
“Atas nama Pemerintah Kota Bitung, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DMI yang telah berperan aktif dalam membina umat dan menjaga nilai-nilai keagamaan,” kata Maringka.
Ia menegaskan, Musda bukan sekadar forum evaluasi, tetapi untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kepengurusan.
“Musda ini harus melahirkan gagasan konstruktif dan kepemimpinan yang amanah, serta program yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Randito juga menekankan pentingnya peran DMI dalam menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat.
“Peran DMI sangat strategis dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai toleransi, serta membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis,” ujarnya.
Ia berharap masjid di Kota Bitung bisa menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda, tempat belajar, berkreasi, dan membangun karakter.
“Dengan begitu, kita tidak hanya memakmurkan masjid hari ini, tapi juga menyiapkan generasi umat di masa depan,” pungkasnya.
(Jamal Gani)















