Manado, DetikManado.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulut bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut menggelar launching Percasi Goes to School pada, Selasa (9/9/2025).
Event yang digelar di aula Dinas Dikda Sulut ini disambut antusias para siswa yang datang untuk ikut bertanding. Sebanyak 151 siswa dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam pertandingan itu.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE memberikan apresiasi terhadap peluncuran Program Percasi Goes to School itu. Gubernur mengatakan, program tersebut melatih kesabaran, dan mengambil keputusan yang cepat dan tepat.
“Catur bukan hanya sekadar permainan tapi juga sarana pembelajaran. Setiap langkah yang dimainkan di papan catur kita diajarkan untuk berpikir jauh ke depan, menganalisis situasi dan memilih langkah terbaik dengan resiko yang sudah diperhitungkan,” papar Gubernur Sulut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut Jemmy Ringkuangan AP MSi.
Gubernur Sulut mengatakan, nilai-nilai inilah yang sejalan dengan visi pembangunan Sumber Daya Manusia di Sulut. Membentuk generasi muda yang kritis, generasi muda kreatif yang kompetitif di era digitalisasi dan globalisasi.
“Peluncuran program ini menjadi momentum yang baik untuk memperluas pembinaan catur sampai ke sekolah-sekolah di seluruh daerah,” tuturnya.
Turut hadir dalam peluncuran program itu, Ketua Pengprov Percasi Sulut Apriano Ade Saerang ST MSi yang diwakili oleh Ketua Harian Herry Benjamin SH. Kemudian Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pertambangan Daniel Duma, Kepala Dinas Dikda Sulut Dr Femmy J Suluh MSi yang diwakili Kabid Pembinaan SMK Vecky Pengkerego SPd MPd dan Sekretaris Pengprov Percasi Sulut Vicky Jorgen Tenda.
Ketua Panitia Launching Percasi Goes to School Melky Turang SPd mengatakan, program Percasi Goes to School adalah sebuah gagasan yang lahir dari keinginan untuk membangun olahraga catur sejak masih usia dini atau usia sekolah.
“Program ini sebuah langkah awal untuk menjawab harpan Bapak Gubernur dan mungkin kita semua, untuk menciptakan generasi dan atlet muda di Sulawesi Utara yang dapat berprestasi di tingakat Nasional maupun Internasional,” tutur Melky Turang.
Berdasarkan data yang ada, sejumlah sekolah khususnya SMA dan SMK ikut ambil bagian dalam event itu. Bahkan ada yang datang dari Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kota Bitung, Kota Tomohon, dan Kabupaten Minahasa serta Kabupaten Minahasa Tenggara.
Sayangnya, sejumlah sekolah di Kota Manado justru tidak hadir seperti SMKN 1 Manado, SMKN 2 Manado, SMKN 3 Manado, SMKN 4 Manado, SMKN 5 Manado, SMKN 7 Manado dan SMKN 8 Manado. Demikian juga dengan SMAN 2 Manado, SMAN 3 Manado, SMAN 4 Manado, SMAN 6 Manado, dan SMAN 10 Manado, tidak ikut ambil bagian dalam event tersebut. (yos)
Daftar SMA dan SMK di Sulut yang Ikut Event Percasi Goes to School
- SMAN 1 Tondano
- SMA Lentera Harapan Tomohon
- SMAN 9 Manado
- SMAN 3 Tondano
- SMA Katolik Aquino Amurang
- SMAN 8 Manado
- SMAN 7 Manado
- SMKN 1 Tondano
- SMAN 1 Manado
- SMK Yadika Manado
- SMA Kristen 1 Tomohon
- SMA Kristen Irene Manado
- SMAN 2 Bitung
- SMAN 1 Bitung
- SMKN PP Kalasey
- SMAN 1 Tenga
- SMA Kristen 2 Binsus Tomohon
- SMK Perintis Kema
- SMK Kristen 3 Tomohon
- SMAN 1 Kawangkoan
- SMAN 1 Tompaso
- SMKN 6 Manado
- SMAS Kristen Tumou Tou Girian
- SMA St Ignatius Malalayang Manado
- SMKN 1 Kakas
- SMKN 1 Amurang Barat
- SMKN 1 Amurang
- SMKN 2 Tondano
- SMKN 1 Touluaan
- SMA Don Bosco Manado















