Ini Pesan Bupati Freddy Thie di Rapat Pleno Pemuda Katolik Komcab Kaimana

Kaimana,DetikManado.com — Bupati Kaimana Freddy Thie membuka secara langsung rapat pleno penyusunan program kerja dan kebijakan internal organisasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kaimana, di Aula Gereja Katolik St Monika Kampung Baru, Sabtu (11/12/2021).

Kegiatan yang mengangkat tema kaderisasi berkelanjutan sebagai kunci terciptanya organisasi yang kuat dirangkaikan dengan seminar Spiritualitas Pemuda Katolik yang dibawakan oleh Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Kaimana RP Anthonio Vially Tawa OSA.

Turut hadir pada kegiatan ini Bupati Kabupaten Kaimana Freddy Thie, Pastor Paroki St Martinus Kaimana yang diwakili oleh RP. Vicktorinus Sesarius Gebo, O.Carm, Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Kaimana RP Anthonio Vially Tawa OSA, Ketua DPD KNPI Kaimana Fatamsya Furu, Ketua GMKI Kaimana Samuel Luanmasar dan Ketua OMK St Monika Kampung Baru Dominikus Farneubun.

Dalam sambutannya, Bupati Kaimana Freddy Thie memberikan apresiasi kepada semua anggota dan pengurus Pemuda Katolik Komcab Kaimana.

“Saya secara pribadi dan juga mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana memberikan apresiasi kepada Pemuda Katolik Komcab Kaimana, karena baru kali ini Pemuda Katolik tampil secara nyata di Kabupaten Kaimana,” kata Bupati Freddy Thie.

Lebih lanjut, Bupati Freddy Thie mengatakan semoga dengan lahirnya Pemuda Katolik di Kabupaten Kaimana bisa menjadi wadah anak-anak muda Katolik bersaing secara sehat dan dapat membantu pemerintah dalam membangun Kabupaten Kaimana.

“Pemuda Katolik merupakan salah satu organisasi pemuda yang turut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajah, untuk itu ini menjadi semangat kita bersama anak-anak muda Katolik Kaimana supaya juga bisa sama-sama bermitra dengan pemerintah dalam pencapaian visi dan misi dari Bupati dan Wakil Bupati periode 2021 sampai 2024,” ungkapnya.

Bupati Freddy Thie juga mengajak Pemuda Katolik untuk mengambil peran baik di bidang politik, sosial, kemasyarakatan, serta agama dalam mendukung semua program pemerintah demi Kaimana yang maju, adil dan sejahtera.

“Khusus untuk pemuda, saya berharap kejadian pengrusakan beberapa fasilitas publik pada 7 Desember 2021 kemarin oleh beberapa oknum, diharapkan atas peran dan dukungan dari pemuda hal-hal seperti itu tidak akan terjadi lagi,” ucapnya.

Bupati Freddy Thie melanjutkan peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan adalah membentuk masyarakat-masyarakat yang punya kreasi dan mendukung pembangunan Kabupaten Kaimana.

“Saya berharap kepada pemuda dan tokoh-tokoh agama untuk mari kita sama-sama memberikan edukasi dan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Bupati Freddy Thie mengakhiri sambutannya dengan berpantun.

“Ke Namatota membeli ikan, ke Buruway hendak membeli cempedak, pelihara kawan dengan baik jangan sampai jadi lawan,”katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kaimana Petrus Jimmy Rumlus SST dalam sambutannya mengatakan, berdirinya Pemuda Katolik di Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan hingga kini eksistensi Pemuda Katolik dirasakan hampir di seluruh penjuru Indonesia.

“Sesuai dengan namanya, Pemuda Katolik merupakan wadah berkumpulnya generasi muda Katolik untuk mengembangkan diri dan membangun jejaring,” kata Ketua Pemuda Katolik Komcab Kaimana Petrus Jimmy Rumlus.

Selain itu, Jimmy Rumlus menjelaskan pergerakan dan arah juang yang diletakan oleh para pendiri yang menjadi warisan hingga saat ini adalah pengabdian dalam bentuk pelayanan kepada gereja, nusa dan bangsa sesuai dengan semboyan Pro Ecclesia Et Patria.

“Pada tanggal 26 Juli 2021, telah terpilih pertama kali Ketua definitif Pemuda Katolik Komcab Kaimana dan kegiatan rapat pleno dengan agenda penyusunan program kerja serta kebijakan organisasi Pemuda Katolik Komcab Kaimana periode 2021 hingga 2024 merupakan kegiatan pembuka,” tuturnya.

Sesuai dengan tema, Jimmy Rumlus melanjutkan arah, gerak dan titik fokus kepengurusan ini yakni menciptakan kader-kader yang berintegritas, kreatif, inovatif dan menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi serta kemanusiaan agar pada akhirnya kader-kader Pemuda Katolik dapat bersaing di era globalisasi yang penuh dengan persaingan ini.

Jimmy Rumlus menambahkan mengutip kata Pastor Van Lith nasib bangsa Indonesia yang akan datang terletak pada pemuda-pemudinya, demikian pula nasib gereja Katolik di Indonesia terletak pada pemuda-pemudinya.

“Jika saya persempit konteksnya, maka nasib Kabupaten Kaimana ke depan terletak di pundak pemuda-pemudinya, begitu juga nasib gereja Katolik di Kaimana terletak dipundak kita sebagai generasi muda gereja Katolik di Kaimana,” tegas Jimmy Rumlus.

Jimmy Rumlus juga mengajak kepada semua pengurus Pemuda Katolik Komcab Kaimana untuk dapat menyumbangkan pikiran dan gagasan pada rapat pleno dengan agenda penyusunan program kerja serta kebijakan organisasi agar dapat melahirkan secara maksimal program-program kerja yang berdayaguna bagi gereja, nusa dan bangsa, serta bagi Kabupaten Kaimana.

“Saya mewakili semua pengurus Pemuda Katolik Komcab Kaimana memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Kaimana yang telah memberikan bantuan demi terlaksananya kegiatan Pemuda Katolik Komcab Kaimana. Saya juga mengungkapkan terimakasih kepada semua jajaran kepungurusan dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan rapat pleno Pemuda Katolik Komcab Kaimana yang pertama,” tandasnya.(ml)

Komentar Facebook