Ini Potensi Kecurangan di Masa Tenang Pemilu 2024

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Sulut, Zulkifli Densi mengungkapkan, sedikitnya ada 7 potensi pelanggaran di masa tenang Pemilu 2024 ini. (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

Manado, DetikManado.com – Tahap pemungutan suara Pemilu 2024 tinggal 2 hari lagi, atau tepatnya pada Rabu 14 Februari 2024. Saat ini tengah masa tenang, namun sejumlah potensi kecurangan harus diwaspadai.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Sulut, Zulkifli Densi mengungkapkan, sedikitnya ada 7 potensi pelanggaran di masa tenang Pemilu 2024 ini.

Bacaan Lainnya

“Pertama adanya kegiatan kampanye dalam bentuk kegiatan sosialisasi, silaturahmi, pentas seni, kegiatan keagamaan dan sebagainya,” papar Zulkifli Densi, Minggu (11/2/2024).

Selanjutnya terkait dengan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang, dan belum dicopot atau ditertibkan oleh peserta Pemilu. Ini sebagaimana diatur dalam pasal 276 ayat (1) dan ayat (2), dan Pasal 492 UU Nomor 7 tahun 2017 Jo UU 7/2023 serta Pasal 27 PKPU 15 tahun 2023.

“Yang ketiga adalah konten kampanye yang ada di media sosial belum dibersihkan, atau dihapus oleh pasangan calon, calon anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/Kota pada saat memasuki masa tenang,” ujarnya.

Komentar Facebook

Pos terkait