Kotamobagu, DetikManado.com – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju tahun 2026. Fokus utama dalam transformasi ini adalah mengubah wajah pelayanan publik menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungli.
Langkah ini diawali dengan partisipasi jajaran struktural dan tim ZI dalam sosialisasi terpusat yang digelar oleh Direktorat Jenderal Imigrasi melalui pertemuan virtual pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini menjadi krusial karena membedah Pedoman Sekretaris Jenderal Nomor SEK-OT.03.02-11 Tahun 2026 yang menjadi acuan baru bagi seluruh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kotamobagu, Ferdinand Bidjang menyatakan bahwa penyesuaian terhadap kebijakan terbaru, termasuk perubahan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dan aturan penggunaan PIN Integritas, adalah momentum bagi instansinya untuk “naik kelas”.
“Kami tidak hanya mengejar predikat secara administratif di atas kertas. Sosialisasi ini merupakan pemantik bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga integritas secara nyata di lapangan,” tegas Ferdinand Bidjang pada, Kamis (12/2026).
Ferdinand menambahkan, semangat jajarannya kian terpacu melihat capaian prestisius Kementerian Imipas yang berhasil menyabet penghargaan dari Kementerian PANRB sebagai instansi dengan satuan kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terbanyak pada tahun 2025 lalu.
“Prestasi di tingkat pusat tersebut menjadi motivasi tambahan bagi kami di Imigrasi Kotamobagu. Kami terus menyelaraskan langkah dengan kebijakan terbaru agar standar pelayanan kami tetap unggul, modern, dan transparan bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui pemahaman mendalam terhadap norma-norma evaluasi yang baru, tim ZI Imigrasi Kotamobagu optimistis mampu menciptakan birokrasi yang lebih bersih. Transformasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada perolehan predikat ZI, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih mudah dan cepat bagi warga di wilayah kerja Kotamobagu sepanjang tahun 2026. (yos)















