Kisah Gua St Maria Pineleng, Tempat Persembunyian Tentara Jepang di Perang Dunia II

Manado, DetikManado.com – Sulawesi Utara adalah salah satu tujuan destinasi wisata Indonesia yang memiliki beragam objek yang wajib dikunjungi buat mereka yang hobi traveling.

Di provinsi yang dijuluki ‘Nyiur Melambai’ ini punya banyak tempat wisata dan bersejarah seperti Bukit Kasih Kanonang, Danau Moat, Tugu Monumen Perang Dunia II, Makam Tuanku Imam Bonjol dan masih banyak lagi yang bisa ditemui di daerah ini.

Salah satunya adalah Gua St Maria, Bunda Hati Kudus Di Desa Lotta, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, tepatnya di area dalam Wisma Lorenzo, samping Amplitheater Immanuel Chatolic Centre, yang merupakan sebuah gua yang pernah dipakai oleh tentara Jepang saat perang dunia ke II.

Pastor Sujoko Hadiwardaya selaku penanggungjawab gua St Maria, Bunda Hati Kudus, menuturkan dahulu pada tanggal 21 Januari 1938 Gereja Katolik membeli tanah dari seorang yang bernama Aloysius Tene dari Desa Kembes.

“Pada zaman Jepang, tentara Amerika datang dengan Pesawat dari pulau Morotai untuk membom mereka. Dari peristiwa inilah tentara Jepang menggali sebuah gua untuk dijadikan tempat persembunyian mereka,” ujar Hadiwardaya, Minggu (28/02/2021).

Komentar Facebook