Masih Ada Tenaga Medis di Sulut Menggunakan Jas Hujan

Sekretaris Tim Satgas COVID-19 Sulut dr Steaven Dandel.

DetikManado.com – Gugus Tugas Covid-19 Sulut Manado mengklarifikasi terkait masih adanya tenaga medis yang berada di Kabupaten/ Kota yang saat bertugas masih menggunakan jas hujan.

Melalui Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel, Sabtu (25/04/2020), menjelaskan jas hujan hanya diperuntukkan untuk memproteksi dari ancaman bahan-bahan yang berbahaya dan untuk mencegah supaya yang menggunakannya tidak basah.

Bacaan Lainnya

“Sehingga kemudian ada pengurangan standard dalam hal penggunaan jas hujan sebagai APD,” ujar Dandel.

Lanjut Dandel, sebenarnya Pemprov Sulut sudah membagikan ke seluruh Kabupaten/Kota bantuan tahap pertama dan kedua masing-masing ada 300 APD. Itu di luar yang diberikan ke rumah sakit, sehingga itu merupakan hal yang berbeda.

“Harapannya, seharusnya ada anggaran dari pemerintah Kabupaten/Kota untuk menopang petugas kesehatan yang ada di garis terdepan dalam rangka proteksi perlindungan bagi mereka dalam menjalankan tugasnya,” tutur Dandel.

Menurutnya, karena tidak semuanya PDP kontak pertamanya itu ada di rumah sakit, bisa saja kemudian mereka akan datang ke puskesmas untuk mengeluh gejala sakitnya.

“Sehingga perlu dipahami juga oleh Kabupaten/Kota agar upaya perlindungan pada petugas kesehatan itu dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama yakni dari Puskesmas, dokter praktek mandiri, dan juga kemudian fasilitas tingkat lanjut yaitu di rumah sakit,” tutup Dandel. (ml)


Pos terkait