Mengubah Limbah Kayu Jadi Cuan: Kisah Inspiratif Warga Desa Cukil Dampingan Satgas TMMD

Usaha mikro yang dijalankan oleh Warto (57), warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terbukti mampu menjadi penopang utama ekonomi keluarga di tengah gempuran bahan kemasan modern.

Semarang, DetikManado.com – Kreativitas warga dalam mengolah limbah kayu menjadi kemasan ikan bandeng dan pindang berbasis besek berhasil menyita perhatian personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129.

Usaha mikro yang dijalankan oleh Warto (57), warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terbukti mampu menjadi penopang utama ekonomi keluarga di tengah gempuran bahan kemasan modern.

Bacaan Lainnya

Di sela-sela kesibukannya menjalankan program fisik, anggota Satgas TMMD, Prajurit Dua (Prada) Vicky, menyempatkan diri melakukan anjangsana ke kediaman Warto pada Senin (20/7/2026). Kedatangan Prada Vicky tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk mempelajari secara langsung proses pengolahan limbah kayu menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi dan ramah lingkungan.

Warto mengungkapkan bahwa bahan baku yang digunakannya merupakan sisa-sisa kayu yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Dengan ketelitian dan keterampilan tangan, limbah tersebut dirangkai menjadi besek berkualitas yang hingga kini memiliki tingkat permintaan pasar yang cukup stabil di industri pengolahan ikan.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi kami. Selain menjalankan tugas dalam program TMMD, kami juga dapat belajar dari masyarakat mengenai potensi usaha yang ada di desa,” ujar Prada Vicky di lokasi.

Menurutnya, inovasi berbasis pemanfaatan potensi lokal seperti ini sangat layak untuk dikembangkan agar mampu mendongkrak kesejahteraan desa secara masyarakat berkelanjutan.

Kegiatan silaturahmi dan pendampingan ekonomi warga ini merupakan bagian terintegrasi dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan TMMD itu sendiri telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026).

Acara pembukaan TMMD tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP MM, bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, SH MH Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen bersama bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan fokus juga pada pendekatan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (yos)


Pos terkait