Sinergi Awal Pekan TNI dan Warga Desa Cukil: Ubah Jalan Berlumpur Jadi Akses Ekonomi

Sejak awal pekan, Senin (20/7/2026), ritme kerja bakti di desa ini terus dipacu tanpa kendur.

Semarang, DetikManado.com – Deru mesin pengaduk semen memecah keheningan pagi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Sejak awal pekan, Senin (20/7/2026), ritme kerja bakti di desa ini terus dipacu tanpa kendur. Puluhan warga bahu-membahu bersama para prajurit TNI mengambil posisi di sepanjang jalur penghubung antardusun untuk mempercepat proses pengecoran jalan.

Langkah cepat ini sengaja diambil guna memanfaatkan cuaca cerah pagi hari agar proses pengerasan semen berjalan maksimal. Jalan desa yang semula berupa tanah liat berbatu dan kerap menyulitkan mobilitas warga, kini perlahan mulai tertutup oleh hamparan beton yang kokoh dan rapi.

Bacaan Lainnya

Di lokasi pengerjaan, koordinasi antara elemen masyarakat dan aparat keamanan terlihat begitu cair. Beberapa warga sibuk mengatur sirkulasi gerobak dorong yang membawa adonan semen, sementara prajurit muda dengan sigap meratakan material menggunakan kayu perata. Kehadiran para tentara berseragam loreng di tengah terik lapangan memberikan suntikan moral tersendiri bagi warga setempat.

Akses jalan ini memiliki peran yang sangat vital bagi masa depan Desa Cukil. Jalur tersebut merupakan rute utama bagi para petani untuk membawa hasil panen ke pasar, sekaligus jalur harian anak-anak menuju sekolah. Dengan hadirnya infrastruktur yang layak, warga optimistis perputaran roda ekonomi lokal akan tumbuh jauh lebih cepat dan efisien.

Salah seorang warga Desa Cukil mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran para prajurit yang terjun langsung membantu desa mereka.

“Bantuan tenaga dari pihak TNI bukan hanya mempercepat proses pembangunan secara fisik, melainkan juga membangkitkan kembali semangat kepedulian antarwarga dusun yang sempat tersita oleh kesibukan masing-masing,” tuturnya.

Pengawasan terhadap kualitas beton juga dilakukan secara cermat di setiap jengkal jalur yang baru dihamparkan. Penggunaan papan mal pembatas hingga ketebalan semen dipastikan sesuai standar agar jalan memiliki daya tahan yang lama dalam menahan beban kendaraan. Prajurit yang memiliki keahlian di bidang konstruksi bertindak sebagai pemandu teknis utama di lapangan agar hasilnya presisi.

Dukungan juga mengalir deras dari kaum perempuan. Kelompok ibu-ibu rumah tangga secara berkala mengantarkan pasokan air minum, teh hangat, dan kudapan pasar langsung ke tepi jalan. Peran aktif ibu-ibu ini memastikan stamina para pekerja di garda depan tetap terjaga hingga target harian tercapai.

Hingga tengah hari, hamparan jalan beton baru telah membentang puluhan meter mengular membelah area perkebunan warga. Capaian positif ini memberikan sinyal kuat bahwa proyek pembukaan akses wilayah pinggiran tersebut akan selesai tepat waktu.

Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari kegiatan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan TMMD itu sendiri telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026) lalu, dengan dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM serta Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH MH. (yos)


Pos terkait