Menteri PKP dan Mendagri Tinjau Rumah Penerima BSPS di Kabupaten Sitaro, Target 1.000 Rumah Direnovasi

Menteri PKP Maruarar Sirait saat mengunjungi rumah warga penerima bantuan BSPS di Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur.

Ulu, DetikManado.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau rumah warga penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulut, pada Jumat (10/4/2025).

Maruarar dan Tito tiba di Pulau Siau pukul 08.40 Wita dengan menggunakan helikopter dengan lokasi pendaratan di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Siau Timur. Tampak juga Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut disambut secara adat oleh Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit, Wakil Bupati Heronimus Makainas, bersama para asisten dan pimpinan OPD.

Rombongan kemudian bertolak ke lokasi rumah Han Pumpente warga penerima bantuan BSPS di Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur.

Setibanya di lokasi, Maruarar langsung berbincang dengan warga penerima bantuan BSPS.

“Tahun ini pak Presiden Prabowo memberikan bantuan 1.000 unit rumah akan direnovasi di Kabupaten Sitaro. Untuk penerima bantuan di Kelurahan Bebali yang kita kunjungi tidak hanya direnovasi tapi akan dibangun baru. Karena kondisi rumah yang sangat tidak layak seperti tidak ada pondasi serta atap yang sudah bocor,” kata Maruarar.

Menteri PKP menegaskan, proses bedah rumah 1.000 unit akan dipacu pembangunannya dengan melibat para pekerja tukang sekira 3.000 orang.

Menteri PKP Maruarar Sirait saat disambut secara adat di Lapangan Akesimbeka Kecamatan Siau Timur, Jumat (10/4/2026).

“Mulai Rabu (15/4/2026) proses bedah rumah akan dimulai. Selain memberikan hunian yang layak bagi warga, pemerintah juga membantu memberikan pekerjaan bagi warga,” ucapnya lagi.

Mendagri Tito Karnavian, mengungkapkan, program bedah rumah atau BSPS merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak dan aman.

“Pak Presiden Prabowo tidak hanya memperhatikan warga di kota-kota tapi juga di daerah-daerah tertinggal dan terluar. Di sini ada rasa nasionalisme dan keadilan bahwa negara benar-benar ada,” tutur Tito.

Sementara itu, Han Pumpente, warga penerima bantuan dengan perasaan haru tak mampu menyembunyikan rasa syukur atas bantuan bedah rumah tersebut.

“Terima kasih ibu Bupati, terima kasih bapak Gubernur dan Presiden Prabowo yang sudah memberikan bantuan. Bahkan, bapak Menteri sudah datang secara langsung ini luar biasa. Doa itu sudah terkabul,” tutur Han dengan nada haru serta mata berkaca-kaca.(jack)


Pos terkait