BITUNG, DetikManado.com — Hari keempat pelaksanaan monitoring dan evaluasi (Monev), Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Bitung kembali meninjau fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah.
Kali ini, kunjungan difokuskan pada SD GMIM Aertembaga, SMP Al-Khairat Girian, serta TK LPM Kumersot di Kecamatan Ranowulu.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bitung, Franky Julianto, mengatakan Monev tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan proyek infrastruktur fisik sektor pendidikan Tahun Anggaran 2025.
“Memasuki hari keempat, Komisi I dan III DPRD Bitung melakukan kunjungan ke tiga sekolah. Dua di antaranya menggunakan anggaran revitalisasi dari pemerintah pusat melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang bersumber dari APBN 2025,” ujar Franky, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, satu sekolah lainnya melaksanakan pekerjaan fisik dengan dukungan anggaran APBD Kota Bitung Tahun Anggaran 2025.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Franky yang berlatar belakang keilmuan teknik arsitektur menilai terdapat perbedaan signifikan dari sisi kualitas pekerjaan.
“Pekerjaan fisik yang menggunakan anggaran APBN tergolong baik dan menggunakan material kelas satu. Sementara proyek yang bersumber dari APBD secara umum telah selesai, namun tidak seluruhnya menggunakan material dengan kualitas yang sama,” jelasnya.
Meski demikian, Franky menegaskan Monev bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
“Selain menindaklanjuti laporan masyarakat, Monev ini juga menjadi langkah awal sebelum pemeriksaan dari instansi terkait. Harapannya, jika masih ada pekerjaan yang belum optimal, bisa segera direkomendasikan untuk diperbaiki,” ujarnya.
(Jamal Gani)














