Manado, DetikManado.com – Menandai 76 tahun pengabdian, jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Sulawesi Utara (Sulut) meneguhkan komitmen untuk bertransformasi menjadi institusi yang lebih humanis namun tetap garang dalam menjaga kedaulatan negara.
Puncak peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 yang mengusung tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” ini digelar secara hybrid, berpusat di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang, Senin (26/1/2026).
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajang refleksi untuk meningkatkan profesionalisme layanan di Bumi Nyiur Melambai.
”Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemda dan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung iklim investasi di Sulawesi Utara,” ujar Ramdhani.
Capaian Fantastis: PNBP Tembus 159% dan Efek Golden Visa
Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memaparkan performa impresif institusi sepanjang tahun 2025. Imigrasi tidak hanya berfungsi sebagai penjaga gerbang negara, tetapi juga mesin penggerak ekonomi.
Beberapa poin keberhasilan yang disorot antara lain:
- Realisasi PNBP: Mencapai Rp10,45 triliun atau 159,59% dari target.
- Investasi Golden Visa: Berhasil menarik dana segar sebesar Rp48,29 triliun.
- Aksi Sosial: Penyaluran bantuan sosial sebesar Rp1,96 miliar hasil donasi pegawai.
Respons Terhadap Ancaman Siber dan TPPO
Meski mencatat prestasi gemilang, Menteri Agus mengingatkan tantangan global yang kian kompleks, mulai dari kejahatan siber hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sebagai solusi, Imigrasi meresmikan 18 kantor baru dan memperkuat kolaborasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Di Sulawesi Utara, perayaan diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado yang diikuti secara daring oleh jajaran pimpinan, termasuk Kakanim Manado Alimuddin dan Karudenim Manado Widhi Mosakajaya. Tumpeng diserahkan kepada pegawai tertua dan termuda sebagai simbol estafet dedikasi antar-generasi.
Melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi, Imigrasi juga telah menyusun rencana aksi 2026 yang fokus pada digitalisasi layanan dan penyederhanaan regulasi izin tinggal bagi investor, guna memastikan Indonesia tetap kompetitif di kancah global. (yos)















