Bitung, DetikManado.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung mulai melirik sektor ekonomi kreatif untuk mendongkrak kemandirian masyarakat pesisir.
Langkah ini diwujudkan dengan membekali delapan pengajar Rumah Anak Pesisir (RASI) keterampilan khusus dalam bidang dekorasi acara dan pesta.
Pelatihan intensif selama enam jam tersebut digelar di aula Kantor Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Jumat (29/5/2026). Tidak tanggung-tanggung, Pertamina menghadirkan dua mentor profesional dari jasa dekorasi Wyvonca, Erny Pelafu dan Marchel, untuk memberikan materi teori sekaligus praktik langsung.
Para peserta diajarkan mulai dari konsep estetika, teknik tata letak (layouting), hingga pembuatan elemen dekorasi modern seperti gerbang balon, dekorasi panel dua layer, dan seni tulisan dari styrofoam.
Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, menegaskan bahwa program ini sengaja dirancang agar masyarakat memiliki keterampilan yang aplikatif dan langsung menyasar peluang pasar yang sedang tren saat ini.
“Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk membuka ruang tumbuh bagi kelompok binaan agar memiliki keterampilan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berkelanjutan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberi dampak ekonomi sekaligus memperkuat keberlanjutan program Rumah Anak Pesisir,” ujar Arman.
Mengubah Pola Pikir Jadi Produktif
Senada dengan itu, Community Development Officer Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Shafira Zulfa Ramadhani, menjelaskan bahwa target utama dari pelatihan ini bukan sekadar keahlian teknis, melainkan pembentukan mentalitas berwirausaha.
“Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun pola pikir produktif, menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha, serta memperkuat semangat kolaborasi secara kreatif di lingkungan kelompok binaan,” jelas Shafira.
Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mengawal program pemberdayaan yang berorientasi pada kemandirian finansial masyarakat.
“Pertamina terus mendorong program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh lebih mandiri dan produktif. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir lebih banyak inisiatif usaha kreatif yang dapat berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” kata Lilik.
Melalui inisiatif ini, RASI Bitung diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembinaan sosial dan pendidikan bagi anak-anak pesisir, tetapi juga menjelma sebagai inkubator bisnis yang melahirkan pelaku usaha kreatif baru di Kota Bitung.
Program ini juga mempertegas komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam hal pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi yang layak. (yos)















