Pengabdian Jein Taruh Sebagai Guru di Kepulauan Talaud

Salah satu kebahagiaan Jein Taruh adalah bisa mengajar dan dekat dengan anak-anak kepulauan yang masih polos.

Talaud, DetikManado.com – Mengabdikan diri sebagai tenaga guru di daerah kepulauan yang berbatasan dengan Negara tetangga Filipina, menjadi tantangan bagi perempuan bernama lengkap Jein Irene Taruh.

10 tahun sudah, alumnus Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Manado (Unima) ini mendidik dan mengajar anak-anak di SMP Negeri 4 Lirung, Kecamatan Kalongan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Bacaan Lainnya

“Saya mengajar di sekolah ini sesuai dengan Surat Keputusan penempatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah mulai Maret 2009,” ungkap Jein, lulusan Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA, Unima tahun 2008 ini.

Dengan fasilitas yang terbatas, Jein tetap menjalankan pengabdiannya sebagai seorang guru.

Jein menuturkan, memang dia lahir dan besar di dataran Dumoga, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara. Namun darah sebagai putrii daerah Talaud yang mengalir dari sang ayah membawanya untuk datang mengabdi di daerah leluhurnya. “Suka dukanya memang terasa di awal bekerja. Transportasi dan biaya hidup sehari-hari yang mahal. Belum lagi di sekolah jumlah siswa yang sedikit untuk pemenuhan kebutuhan rombongan belajar dalam mencapai target 24 jam pelajaran,” tuturnya.

Komentar Facebook

Pos terkait