Depok, DetikManado.com – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum resmi melakukan perombakan besar-besaran di jajaran manajerial dan non-manajerial. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat transformasi kelembagaan dan penguatan sistem merit di lingkungan Kementerian Hukum.
Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, berlangsung khidmat pada Rabu (25/2/2026), bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 H.
Fokus pada Reformasi Birokrasi
Dalam arahannya, Gusti Ayu menekankan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian krusial dari penataan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Hal ini termasuk penyesuaian teknis pengalihan jurusan ke POLTEKIMIPAS yang kini berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
”Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Kita sedang dalam masa transisi penting untuk memperkuat tata kelola organisasi,” ujar Gusti Ayu.
Selain pelantikan pejabat, BPSDM Hukum juga mengukuhkan nomenklatur baru untuk tiga Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum), yakni di Semarang, Batam, dan Bitung, guna menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan SDM hukum nasional.
Estafet Kepemimpinan di Bapelkum Bitung
Salah satu poin penting dalam agenda ini adalah pergantian kepemimpinan di Bapelkum Bitung. James Alexander Kaihatu secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Sudarsono.
James Alexander Kaihatu menyebutkan bahwa pencapaian Bapelkum selama ini adalah buah dari kerja kolektif.
“Setiap proses kepemimpinan adalah estafet pengabdian. Saya berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan program strategis yang telah dibangun,” tutur James.
Menanggapi hal tersebut, Sudarsono menyatakan kesiapannya untuk langsung tancap gas memperkuat profesionalisme pegawai di wilayahnya.
“Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab. Saya akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan SDM hukum yang unggul dan berintegritas,” tegas Sudarsono.
Mendukung Asta Cita
Transformasi ini diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian Asta Cita ke-7 (Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi) serta Asta Cita ke-4 (Pembangunan SDM). Seluruh jajaran diinstruksikan untuk tetap berpegang teguh pada nilai Pancasila, HAM, serta core value ASN: PASTI BerAHLAK.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat manajerial Bapelkum, termasuk Fetty Wantania, Musa Paparang, dan Abdul Majid Ode. Dengan formasi baru ini, BPSDM Hukum optimistis kualitas SDM hukum di Indonesia akan meningkat secara berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (yos)















