Polisi Amankan 3 Pria Terduga Kasus Penganiayaan di Hotel yang Viral di Medsos

Manado, DetikManado.com– Polisi bergerak cepat menangani kasus video penganiayaan dengan senjata tajam (Sajam) di lobi sebuah hotel di Manado, yang tersebar di media sosial (Medsos), Rabu (10/11/2021) kemarin.

“Anggota sudah turun ke lokasi. Kejadiannya di salah satu hotel di Kelurahan Tanjung Batu Lingkungan IV Kecamatan Wanea,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli pada jumpa pers di Mapolsek Wanea, Kamis (11/11/2021).

Anggota kemudian melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, termasuk memintai keterangan kepada korban penganiayaan. Berdasarkan keterangan, kejadiannya pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Motif penganiayaan itu ternyata akibat proses transaksi mesum yang batal. Para pelaku marah kepada korban karena tidak membayar kepada teman perempuan mereka yang bertransaksi mesum.

“Anggota langsung bergerak cepat menangkap para pelaku. Ada tiga orang berinisial RT (20) warga Teling Bawah, RK (17) warga Teling Atas dan EK (19) warga Wanea, Kecamatan Wanea, Kota Manado,” terang Kapolresta yang didampingi Kapolsek Wanea Arie Nayoan dan Kanit Reskrim Iptu J Wehantouw.

Kapolresta mengatakan ketiganya akan dikenakan pasal 170 Ayat (2) ke-1e KUHP dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun.

“Para pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik, kami juga masih mencari wanita yang melakukan transaksi dengan korban,” ungkap Laoli.

Terpisah, Kapolsek Wanea, AKP Arie Nayoan mengatakan korban berinisial JG alias Goni mengalami empat luka tusukan yang bersarang di punggung atas, pinggang dan lutut.

“Kondisi korban sudah mulai membaik tapi masih dirawat di rumah sakit. Kasus ini juga sudah dibuatkan laporan polisi,” tandas Kapolsek.

Sebelumnya sebuah video penganiayaan dengan senjata tajam (sajam), menjadi viral di media sosial Facebook. Dalam video tersebut, seorang pria diduga korban terjatuh di lobi hotel dan seorang pria lainnya mengancam dengan sebilah pisau panjang.

Terlihat seorang perempuan berusaha menenangkan pria yang membawa pisau. Namun saat korban bangun, seorang pria lainnya menggunakan kaos merah muncul dari belakang dan langsung melayangkan pisau ke arah korban.

Korban mencoba menangkis dan berusaha lari melalui jendela. Terlihat juga orang-orang dalam hotel tersebut lari menyusul keluar. Belakangan diketahui hotel tersebut adalah Makapetor Hotel.(ml)

Komentar Facebook