Manado, DetikManado.com — Aksi tanggap warga bersama personel Polsek Malalayang berhasil menggagalkan potensi kebakaran besar yang menimpa rumah keluarga MA–AA di Kelurahan Malalayang Satu Timur Lingkungan VI, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, pada Minggu (21/6/2026) siang sekitar pukul 13.00 Wita.
Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik di bagian atap rumah tersebut berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 15 menit, sehingga tidak merembet ke pemukiman padat penduduk.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat pemilik rumah, M.A. (60), mendengar teriakan histeris warga yang melihat adanya percikan api dari arah atap. Sadar akan bahaya, M.A. langsung memanggil suaminya dan mengambil tindakan tegas dengan mematikan seluruh aliran listrik rumah guna memutus penyebaran api.
Sembari menunggu petugas pemadam kebakaran, warga sekitar bergotong-royong melakukan pemadaman secara mandiri dengan alat seadanya. Tak lama berselang, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Malalayang tiba di lokasi dan langsung melokalisir titik api di bagian instalasi listrik. Api akhirnya resmi dinyatakan padam total pada pukul 13.15 Wita.
Respons Cepat Aparat dan PLN
Dipimpin oleh KSPK Aiptu Rahmat Katili, personel Polsek Malalayang langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan proses evakuasi dan pemadaman berjalan lancar tanpa hambatan.
Kapolsek Malalayang, AKP Jusman Mori, menegaskan bahwa langkah pengamanan dan koordinasi lintas sektor langsung dilakukan begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Personel kami langsung melakukan pengamanan lokasi, membantu proses evakuasi awal, serta berkoordinasi dengan pihak terkait (PLN) agar situasi tetap terkendali,” ujar AKP Jusman Mori didampingi Kasi Humas Polresta Manado, IPTU Agus Haryono, Minggu (21/6/2026).
Pihak kepolisian sengaja menggandeng PLN ke lokasi untuk memastikan instalasi listrik di rumah korban maupun area sekitar benar-benar aman dari potensi bahaya susulan.
Kerugian Materiil
Beruntung, berkat respons super cepat dari pemilik rumah, warga, dan petugas, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil pun berhasil ditekan seminimal mungkin. Korban jiwa nihil, dampak kerusakan ringan pada instalasi listrik bagian atap. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp1.000.000,-
Ditengarai kuat, penyebab utama percikan api murni akibat hubungan arus pendek pada kabel instalasi yang sudah usang. (yos)















