Saat Mahasiswa FUAD IAIN Manado Belajar Menulis Berita

  • Whatsapp
Foto bersama saat pembukaan kegiatan pelatihan jurnalsitik.

Manado, DetikManado.com – Pelatihan jurnalistik yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama & Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Jumat (08/11/2019), berlangsung sukses.

Diawali dengan pemaparan materi oleh Ketua Majelis Etik AJI Manado Yoseph E Ikanubun tentang Dasar-Dasar Jurnalistik, Tekhnis Reportase dan Wawancara, serta Tekhnik Penulisan Berita, pada bagian akhir para peserta melakukan simulasi menulis berita.

Muat Lebih

Dalam paparannya, Ikanubun mengatakan pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi dan mencari, memperoleh, memiliki,menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan glrafik maupun dalam bentuk lainnya. “Informasi ini disampaikan dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia. Ini diatur dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” jelas Ikanubun.

Sejumlah mahasiswa FUAD IAIN Manado yang mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik.

Dalam kesempatan ini, dia menjelaskan tentang berbagai teori tentang jurnalistik, juga istilah wartawan, reporter, dan jurnalis. Jurnalis, ungkapnya, berasal dari kata diurna yang artinya sehari-hari. Di zaman kekaisaran Romawi sekitar 2500 tahun yang lalu, setiap peristiwa penting dipublikasikan di papan pengumuman. “Yang isinya tentang kejadian sehari-hari seperti kelahiran, penobatan dan lain-lain,” ujarnya.

Setelah membahas berbagai teori jurnalistik, fungsi pers, dan berbagai jenis media massa serta seluk-beluk berita, para peserta kemudian diminta untuk membuat berita sederhana terkait kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut.

Hasil latihan menulis yang diikuti 35 mahasiswa, terpilih 4 karya terbaik yang akhirnya mendapatkan hadiah berupa buku ‘Jurnalisme Melintasi Zaman’ karya Yoseph E Ikanubun, dan buku ‘Bayang-Bayang Degradasi’ kumpulan karya jurnalistik bidang lingkungan yang ditulis oleh 13 jurnalis anggota AJI Manado.

Kegiatan yang digelar di aula terpadu kampus IAIN Manado ini dibuka secara resmi Wakil Dekan I Bidang Akademik FUAD Dr Ali Amin MA, dan dipandu oleh Windy sebagai moderator. (ali)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *