Sulut Bakal Berangkatkan 323 Calon Jemaah Haji

Manado, DetikManado.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulut bersiap memberangkatkan 323 calon jemaah haji,Senin (07/06/2022).

Kepala Kanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT sehingga tahun ini, pemerintah Arab Saudi membuka akses untuk menunaikan ibadah Haji.

“Jemaah haji Indonesia juga sudah dibolehkan,” ucapnya.

Lanjut dia,pelaksanaan ibadah haji tahun ini merupakan indikator yang akan datang, dengan harapan bisa berjalan aman dan lancar sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun depan bisa berjalan seperti biasa.

“Kita ketahui bersama 2 tahun ini,karena masih dilanda Pandemi Covid-19,pemberangkatan tertunda sehingga tahun ini baru bisa diberangkatkan,” terangnya.

Dia mengatakan,untuk Provinsi Sulut kuota haji sebanyak 323 orang dan akan berangkat tanggal 28 Juni mendatang melalui embarkasi Bandara Sepinggan, Balikpapan.

“Jemaah haji Provinsi Sulut tergabung dalam Kloter 6,dan akan Take Off ke Arab Saudi pada tanggal 29 Juni 2022,” tutur Anwar.

Pihaknya berharap, semua jemaah haji yang akan berangkat, dalam keadaan sehat hingga nantinya kembali ke Tanah Air.

“Persiapan pemberangkatan Haji berjalan dengan baik di mulai dari persiapan di Asrama, Manasik Haji di Kabupaten/Kota maupun di tingkat kecamatan yaitu KUA yang semuanya sudah terlaksana,” ungkapnya.

Calon jemaah haji juga diharapkan mampu menjaga kesehatan, dimana informasi terakhir yang didapat, kondisi alam Arab Saudi saat ini cuaca lagi panas dengan suhu berkisar 40 derajat celcius dan diperkirakan dapat mencapai 50 derajat celcius.

“Untuk itu kami mengimbau agar betul-betul menjaga kesehatan dan banyak mengkonsumsi buah dan memperbanyak minum air,” imbaunya.

Dia menambahkan,calon jemaah haji yang akan berangkat ini sudah mengikuti Protokol Kesehatan dengan melakukan vaksin ke 2 dan sebagian besar sudah melakukan vaksin Booster.

“Kami mengupayakan sebelum keberangkatan seluruh jemaah sudah melakukan vaksin Booster dan memasuki Embarkasi diwajibkan membawa hasil tes PCR negatif yang menjadi ketentuan pemerintah Arab Saudi,” tandasnya.(ml)

Komentar Facebook