Manado, DetikManado.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, resmi melantik tiga pasang calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional utusan Bumi Nyiur Melambai. Penetapan ini dilakukan usai tahapan Penilaian Akhir yang dipimpin langsung oleh Gubernur di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (22/5/2026).
Langkah ini menjadi persiapan awal krusial bagi para utusan daerah sebelum bertolak menuju seleksi tingkat pusat.
Untuk kategori putera, tiga nama yang berhasil lolos adalah Gabriel Kamasi (utusan Kotamobagu), Mathew Manopo (utusan Minahasa Utara), Keevly Gabriel Telepong (utusan Manado)
Sementara untuk kategori putri diwakili oleh, Faith Maengkom (utusan Minahasa), Audrew Ringkuangan (utusan Manado), Irina Putri (Utusan Tomohon).
Proses Ketat Tanpa Kompromi
Sebelumnya, sebanyak 60 calon Paskibraka yang terdiri dari 30 putera dan 30 puteri telah menyusut hingga menyisakan 10 pasang terbaik di tingkat provinsi. Dari keberhasilan Gubernur Yulius menyaring kembali mereka menjadi tiga pasang paling unggul.
Gubernur menegaskan bahwa proses penentuan wakil Sulut dilakukan dengan sangat serius karena para peserta nantinya akan membawa nama besar daerah di panggung nasional.
“Penilaian akhir ini memang krusial dan wewenangnya ada di tangan Gubernur. Dari 10 putera dan 10 puteri terbaik tingkat provinsi nanti, kita akan memilih tiga pasang paling unggul untuk dikirim ke tingkat nasional. Prosesnya harus teliti, cermat, dan tidak ada kompromi,” tegas Gubernur Yulius.
Sebagai mantan jenderal TNI, Yulius menekankan bahwa kemampuan fisik yang prima wajib diimbangi oleh kedisiplinan tinggi dan kesiapan mental yang baja.
“Seorang Paskibraka harus siap mendengarkan dan menjalankan perintah dengan tepat. Saya tidak mau memberangkatkan siapa pun secara asal-asalan,” tukasnya.
Pesan Hangat dan Motivasi Gubernur
Di balik ketegasannya, Gubernur Yulius juga memberikan motivasi emosional kepada para peserta yang belum berkesempatan lolos ke tingkat nasional. Ia berbagi kisah masa lalunya untuk membakar semangat para pemuda tersebut agar tidak berkecil hati.
“Saya dulu juga pernah ikut seleksi, tapi hanya sampai tingkat kecamatan dan tidak lolos ke provinsi. Jadi nanti nanti belum terpilih, jangan sedih. Kalian sudah hebat karena mampu melampaui pencapaian saya di masa lalu,” ungkap Gubernur yang langsung disampaikan riuh semangat para peserta.
Di akhir arahannya, Gubernur berpesan agar ketiga pasang calon yang terpilih terus berlatih keras dan menjaga nama baik daerah. Terlebih lagi, mereka memikul tanggung jawab moral yang besar sebagai representasi dari kampung halaman Presiden. (yos)















