1.030 dibaca

Very Londa Sarankan ASN Tidak Netral Dicopot dan Turunkan Pangkat

  • Whatsapp
Dr. Very Yohanis Londa, S.Sos, M.Si (foto : Ist)

MANADO, DetikManado.com – Dugaan tindakan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dilakukan oleh salah satu lurah di Kota Manado, pada pelaksanaan pemilu 2019, mendapat tanggapan dari pengamat Pemerintahan dan Kebijakan Publik Sulawesi Utara, Very Yohanis Londa.

Menurut Very sapaan akrab Very Yohanis Londa, ketentuan mengenai netralitas ASN, telah diatur dalam Undang-undang (UU), baik di UU 5/2014 tentang ASN, UU 10/2016, Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP 42/2004 tentang kode etik PNS.

“Bagi ASN yang tidak nentral, tentunya akan dikenakan sanksi tergantung pada kasus yang ada. Dimulai dari sanksi ringan sampai berat yaitu pemecatan,” jelas Very yang juga akademisi Fisip Unsrat Manado.

Doktor jebolan Universitas Padjadjaran Bandung ini, menambahkan, kepada ASN yang terbukti tidak netral dalam pesta demokrasi kali ini, ada baiknya dilakukan pencopotan dari jabatan dan penurunan pangkat, sebagai efek jerah agar tidak ditiru oleh ASN yang lain.

“Sedangkan kasus yang sangat berat dengan sanksi pemecatan, proses pemecatan akan lebih panjang dan memakan waktu,” jelasnya.

Selain itu, tambah Very, kendala yang dihadapi, jika ASN tidak netral tersebut didukung oleh sistem yang memerintah, maka pemberian sanksi akan mengalami jalan yang panjang.

Perlu diketahui, beberapa waktu lalu, Bawaslu Manado, memeriksa salah satu lurah di Kota ini, dengan dugaan melakukan tindakan pelanggaran netralitas ASN, karena chatingan grup WA untuk mendukung Calon Anggota Legislatif (Caleg) tertentu. (dm/red)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *