Manado, DetikManado.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan menyongsong 100 tahun Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), digelar dua pelatihan sekaligus oleh WKRI Cabang St Yosep Pelindung Pekerja Kleak Manado.
Pelatihan yang digelar WKRI Cabang St Yosep Pelindung Pekerja Kleak Manado pada, Jumat (21/4/2023), di Lottus Resort Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulut ini, mencakup dua hal.
“Yang pertama bagaimana tekhnik mengolah sampah. Kedua adalah bagaimana produk sampah ini dikemas dan bisa dijual dengan mudah serta harga yang tinggi, sekaligus dapat menjadi peluang usaha,” ungkap Ketua WKRI Cabang St Yosep Pelindung Pekerja Kleak Manado Mariana Meity kojongian melalui Sekretaris Dr Mariana Rengkuan MPd.
Rengkuan mengungkapkan, untuk materi pertama terkait Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomis disampaikan oleh Prof Dr A Lihiang MP, sedangkan materi kedua tentang Pejualan Berbasis Marketing Digital dibawakan oleh Ch Datu SEAk MSA.
“Ini merupakan program kerja Bidang Pendidikan WKRI Cabang St Yosep Pelindung Pekerja Kleak Manado,” ujar Rengkuan.

Pelatihan yang digelar oleh WKRI ini mendapat dukungan dari Pastor Paroki St Yosep Pelindung Pekerja Kleak manado Pastor Stenly Mokodompit. Dia berharap, gagasan WKRI Cabang St Yosep Manado dapat menjawab salah satu dari masalah universal terkait sampah.
“Kegiatan hari ini sangat cocok dengan Injil di mana Yesus bersabda kumpulkan potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang. Semoga perintah Yesus hari ini sungguh menjadi inspirasi bagi kita semua khususnya dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.
Mengumpulkan potongan-potongan sampah menjadi sesuatu yang benilai ekonomis, bukan saja bernilai ekonomis tapi menjadi wadah iman dalam mengimlementasikan perintah Yesus agar tidak ada yang “terbuang”.
Diketahui, pelatihan ini diikutidengan antusias oleh oleh 62 orang peserta yang merupakan perwakilan dari setiap Ranting WKRI. (Yoseph Ikanubun)















