10 Bulan Ditahan Filipina, Suparlan Mokoginta Pulang Manado Siang ini

  • Whatsapp
Suparlan Mokoginta bersama Kepala Imigrasi Davao City Sittie Rizminh M. Alonto.

Manado, DetikManado.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City memulangkan Suparlan Mokoginta (32) dan 4 WNI lain asal Sulawesi Utara (Sulut) yang ditahan oleh otoritas Filipinan atas tuduhan ilegal entry dan smuggling, Jumat (13/12/2019).

WNI asal sulut yang akan dipulangkan besama Arlan sapaan Suparlan Mokoginta, yaitu Herison Pamikiran (50), Jimbris Dalema (24), Yustron Damal (41), dan Sopian Undingan (32).

Bacaan Lainnya

Pelepasan 5 WNI asal Sulut oleh Konjen RI Davao City didampingi fungsi Protkons, Atnis Imigrasi, LO Kepolisian dan wakil dari Imigrasi Davao City. (foto : KJRI Davao)

Konsul Jenderal Davao City Dicky Fabrian menuturkan, pemulangan kelima WNI ini dari Davao ke Manado akan didampingi fungsi Konsuler Gufron Hariyanto, dan Stafnis Imigrasi KJRI Davao City Galih Perdhana. “Pemulangan menggunakan pesawat Garuda Davao-Manado,” jelas Fabrian.

Penjemputan 5 WNI asal Sulut di Detensi kantor Imigrasi Davao City oleh fungsi Protkons Gufron Hariyanto dan Stafnis Imigrasi KJRI Davao Galih Perdhana. (foto : KJRI Davao)

Informasi yang diterima DetikManado.com, para WNI ini akan bertolak dari Davao sekitar pukul 13.00 waktu setempat, dan diperkirakan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado sekitar pukul 16.00 wita.

Perlu dikatahui, Arlan dan 2 rekannya ditangkap di General Santos (Gensan) Filipina pada 13 Februari 2019 lalu. Namun salah satu dari mereka yakni MS alias Michael tidak ditahan karena yang bersangkutan adalah warga negara Filipina, sedangkan Arlan dan rekannya dipindahkan dari Gensan ke tahanan Detensi Imigrasi Davao City. (dem/ali)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *