Pimpin Upacara Hardiknas, Weny Gaib Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas

Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Korpri di Alun-alun Boki Hontinimbang.

Kotamobagu, DetikManado.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Korpri di Alun-alun Boki Hontinimbang, Rabu (06/05/2026).

Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memuliakan manusia.

Dalam sambutannya, Weny Gaib menekankan bahwa peringatan Hardiknas harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Ia mengutip filosofi Sistem Among dari Ki Hajar Dewantara, yakni asah, asih, dan asuh, sebagai dasar dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Intinya adalah memuliakan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa arah pendidikan harus selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat saat ini memprioritaskan pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dari dalam kelas.

“Ada adagium yang menyebutkan, jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas. Deep learning adalah ikhtiar kita untuk mencapai cita-cita tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Weny mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga aspek utama, yakni pola pikir (mindset) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang tulus, yang didukung sinergi dan inovasi di tingkat daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan di Kotamobagu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Momentum ini harus menjadi pemantik inovasi agar pendidikan di Kotamobagu semakin merata dan berkualitas,” ujar Rendy.

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Wakil Ketua TP PKK Resty Alva Mangkat Somba, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., Dandim 1303/BM Letkol Inf. Manashe Lomo, perwakilan Kejaksaan Andika Esra, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, serta jajaran pejabat, camat, kepala sekolah, dan guru di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ekosistem pendidikan yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, demi mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat.

(Advetorial)


Pos terkait